
Harga emas turun pada hari Jumat karena Greenback memangkas sebagian kerugiannya dan imbal hasil obligasi Treasury AS pulih menyusul rilis laporan pasar kerja AS. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $2.907, turun 0,11%.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) merilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Februari, yang menunjukkan bahwa ekonomi menambah lebih banyak orang ke dalam angkatan kerja daripada pada bulan Januari meskipun tidak mencapai target. Data yang sama menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran tetap dalam level yang sudah dikenal dengan Gubernur Federal Reserve (Fed) Adriana Kugler yang mengatakan bahwa perekrutan tetap di atas level impas.
Kugler menambahkan bahwa ketidakpastian sulit bagi semua bagian ekonomi. Sebelumnya, dia menyatakan bahwa kebijakan moneter akan tetap stabil untuk beberapa waktu dan menambahkan bahwa upah bukanlah sumber tekanan inflasi.
Baru-baru ini, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan kembali bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. Powell menambahkan bahwa menaikkan inflasi hingga 2% akan sulit dan bank sentral tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap satu atau dua pembacaan. Powell mengatakan bahwa Fed memiliki posisi yang baik terkait kebijakan moneter.
Ketika ditanya tentang tarif, Powell mengatakan masih harus dilihat apakah tarif tersebut akan rentan terhadap inflasi.
Meredanya ketegangan geopolitik membatasi kenaikan Bullion karena ada beberapa kemajuan dalam kemungkinan perjanjian gencatan senjata antara Ukraina dan Rusia. Di Timur Tengah, Presiden AS Trump terus memberikan tekanan pada Hamas untuk membebaskan sandera.
Sementara itu, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) terus membeli Emas, menurut World Gold Council (WGC). PBoC meningkatkan kepemilikannya sebesar 10 ton dalam dua bulan pertama tahun 2025. Namun, pembeli terbesar adalah Bank Nasional Polandia (NBP), yang meningkatkan cadangannya sebesar 29 ton, pembelian terbesarnya sejak Juni 2019, ketika membeli 95 ton.
Kenaikan emas terhenti karena imbal hasil riil AS meningkat
Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik tiga basis poin menjadi 4,318%.
Imbal hasil riil AS, yang diukur dengan imbal hasil Sekuritas Terlindungi Inflasi (TIPS) Treasury AS 10 tahun yang berkorelasi terbalik dengan harga Emas, naik tipis tiga setengah basis poin menjadi 1,981%, yang menjadi hambatan bagi harga XAU/USD.
NFP AS untuk Februari mencapai 151 ribu, meningkat dari 125 ribu pada Januari tetapi kurang dari perkiraan 160 ribu.
Tingkat Pengangguran naik tipis menjadi 4,1%, sedikit di atas perkiraan 4,0%, yang mengindikasikan adanya pelunakan di pasar tenaga kerja.
Model GDPNow Atlanta Fed memproyeksikan PDB untuk Q1 2025 pada -2,4%, naik dari kontraksi -2,8% yang diperkirakan pada hari Rabu. Pedagang pasar uang telah memperkirakan pelonggaran sebesar 69 basis poin pada tahun 2025, turun dari 80 bps pada hari Kamis, melalui data dari Prime Market Terminal.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...