Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas melonjak karena investor berbondong-bondong mencari aset yang aman karena ketidakpastian perdagangan dan geopolitik
Tuesday, 4 March 2025 06:22 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Senin, mengakhiri kerugian selama dua hari karena Greenback terpukul akibat permintaan aset yang aman dan penurunan imbal hasil obligasi Treasury Amerika Serikat (AS). Ketegangan geopolitik dan ancaman tarif oleh Presiden AS Donald Trump meningkatkan permintaan untuk daya tarik aset yang aman dari Bullion. XAU/USD diperdagangkan pada $2.888 pada saat penulisan.
Selera risiko memburuk setelah bentrokan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymir Zelenskyy Jumat lalu. Sementara itu, tarif yang dikenakan pada Meksiko, Kanada, dan China diperkirakan akan berlaku pada hari Selasa.

Dari segi data, aktivitas bisnis di sektor manufaktur pada bulan Februari beragam, dengan S&P Global membaik, sementara ISM turun tetapi terus berkembang.

Sementara itu, putaran terakhir data ekonomi AS mendorong model perkiraan Atlanta GDP Now Q1 2025 lebih jauh ke wilayah negatif dari -1,6% pada tanggal 28 Februari menjadi -2,8% pada saat penulisan. Oleh karena itu, para pedagang yang mencari keamanan membeli emas batangan sehingga mendorong harga menuju $2.900. Obligasi pemerintah AS 10 tahun turun dua basis poin (bps) ke level 4,176% yang terakhir terlihat pada Desember 2024.

Bersamaan dengan data tersebut, Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem mengatakan prospek ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi yang solid, tetapi data terbaru menimbulkan beberapa risiko penurunan.
Harga emas melonjak di tengah prospek ekonomi AS yang pesimis
Imbal hasil riil AS, yang diukur dengan imbal hasil dalam Sekuritas yang Dilindungi Inflasi (TIPS) Treasury 10 tahun AS, turun hampir tiga bps menjadi 1,808%.
PMI Manufaktur ISM AS untuk Februari tetap stabil di 50,3, sedikit turun dari 50,9 dan di bawah perkiraan 50,5, yang menunjukkan sedikit perlambatan dalam aktivitas bisnis.
PMI Manufaktur Global S&P menunjukkan perbaikan, naik menjadi 52,7 dari 51,2, melampaui ekspektasi 51,6, yang menandakan ekspansi berkelanjutan di sektor tersebut. Pasar uang telah memperkirakan bahwa Federal Reserve (Fed) akan melonggarkan kebijakan sebesar 71 basis poin (bps), naik dari 58 bps minggu lalu, ungkap data dari Prime Market Terminal.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS