Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas bertahan pada kenaikan mendekati $2.900
Monday, 17 February 2025 15:52 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) mempertahankan nada penawarannya di sekitar angka bulat $2.900 sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Senin, meskipun tidak ada tindak lanjut dan tetap di bawah puncak sepanjang masa yang dicapai minggu lalu. Investor tetap khawatir bahwa tarif Presiden AS Donald Trump dapat memicu perang dagang global. Hal ini ternyata menjadi faktor utama yang terus menguntungkan emas batangan sebagai aset safe haven.
Sementara itu, penerimaan pasar yang semakin meningkat bahwa Federal Reserve (Fed) akan tetap pada sikap hawkish-nya dan mempertahankan suku bunga untuk jangka waktu yang lama membantu menghidupkan kembali permintaan Dolar AS (USD). Selain itu, optimisme atas pembicaraan antara AS dan Rusia yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Ukraina, bersama dengan nada risiko yang positif, membatasi pergerakan apresiasi lebih lanjut untuk harga Emas.
Emas mendapatkan kembali daya tarik positif pada hari Senin di tengah pelemahan USD yang berkelanjutan. Kekhawatiran tentang tarif Trump semakin menguntungkan pasangan mata uang safe haven XAU/USD.
Kondisi fundamental dan teknis mendukung prospek kenaikan tambahan.
Para pelaku pasar harga emas bersikap hati-hati di tengah munculnya beberapa aksi beli saat USD sedang turun, sentimen risiko positif

Dolar AS merosot mendekati level terendah sejak 17 Desember yang disentuh sebagai reaksi terhadap data Penjualan Ritel AS yang mengecewakan pada hari Jumat dan membantu menghidupkan kembali permintaan harga Emas.
Biro Sensus AS melaporkan bahwa Penjualan Ritel turun sebesar 0,9% pada bulan Januari, lebih buruk dari penurunan 0,1% yang diharapkan dan kenaikan 0,7% (direvisi dari 0,4%) pada bulan Desember.
Pasar bereaksi cepat dan sekarang memperkirakan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan September, bukan pada akhir tahun, yang selanjutnya menguntungkan logam mulia.
Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS (NEC) mengatakan bahwa penurunan 40 basis poin dalam imbal hasil Treasury AS 10 tahun dapat menjadi tanda pasar mengharapkan inflasi yang lebih rendah. Presiden AS Donald Trump memerintahkan para pejabat untuk merumuskan rencana tarif timbal balik pada negara-negara yang mengenakan pajak atas impor AS, meskipun ia tidak mengumumkan pungutan.
Selain itu, Trump mengancam bahwa pungutan atas mobil akan segera diberlakukan pada tanggal 2 April, yang memicu kekhawatiran tentang perang dagang global dan menopang XAU/USD.
Dengan para pejabat AS dan Rusia yang diperkirakan akan mengadakan pembicaraan di Arab Saudi, pasukan Rusia meningkatkan serangan mereka di Ukraina timur, yang selanjutnya meningkatkan permintaan untuk komoditas safe haven tersebut.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS