Sunday, 25 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas terus naik seiring meningkatnya kekhawatiran atas rencana tarif Trump
Friday, 14 February 2025 12:45 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) melanjutkan reli selama jam perdagangan Asia pada hari Jumat. Meningkatnya kekhawatiran tentang rencana tarif Presiden AS Donald Trump memberikan sedikit dukungan bagi logam mulia tersebut. Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi AS di seluruh kurva berkontribusi pada kenaikan logam kuning tersebut.

Namun, ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan tetap pada sikap hawkish-nya dan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama dapat menyeret logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil tersebut lebih rendah. Pedagang akan mengawasi rilis Penjualan Ritel AS untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat
Harga emas bergerak naik di tengah kekhawatiran akan perang dagang global
Trump meluncurkan peta jalan pada hari Kamis untuk mengenakan tarif timbal balik terhadap setiap negara yang mengenakan bea atas impor AS. Namun, pejabat perdagangan dan ekonomi perlu mempelajari tarif timbal balik terhadap negara-negara yang mengenakan tarif pada barang-barang AS, dan tarif tersebut tidak akan berlaku hingga tanggal 1 April.
Indeks Harga Produsen (PPI) AS naik 3,5% YoY pada bulan Januari, diikuti oleh kenaikan 3,3% yang terlihat pada bulan Desember, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Kamis. Angka ini berada di atas ekspektasi pasar sebesar 3,2%.
PPI inti tahunan naik 3,6% YoY pada bulan Januari, dibandingkan dengan 3,7% (direvisi dari 3,5%) sebelumnya, mengalahkan estimasi 3,3%.
Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada tanggal 8 Februari turun menjadi 213 ribu, dibandingkan dengan minggu sebelumnya sebesar 220 ribu (direvisi dari 219 ribu), di bawah konsensus pasar sebesar 215 ribu.
Harga emas sedikit lebih tinggi pada sesi Asia hari Jumat.
Ketakutan perang dagang dan imbal hasil obligasi AS yang lebih rendah mendukung logam mulia tersebut. Investor bersiap untuk data Penjualan Ritel AS bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat.>(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS