
Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa penjual menyusul kenaikan intraday yang kembali mendekati puncak sepanjang masa dan diperdagangkan di wilayah netral menjelang sesi Eropa pada hari Selasa (4/2). Namun, penurunan tetap mereda di tengah kekhawatiran tentang potensi dampak ekonomi dari tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump, yang mungkin terus menopang emas batangan yang merupakan aset safe haven. Selain itu, ekspektasi bahwa kebijakan proteksionis Trump akan mengakibatkan inflasi AS yang lebih tinggi dapat lebih menguntungkan status logam mulia sebagai lindung nilai terhadap kenaikan harga.
Sementara itu, keputusan Trump untuk menghentikan sementara tarif pada Meksiko dan Kanada, setelah mencapai kesepakatan keamanan perbatasan dengan kedua negara, meningkatkan kepercayaan investor. Arus risk-on, bersama dengan jeda hawkish Federal Reserve (Fed) minggu lalu, memberikan sedikit peningkatan pada imbal hasil obligasi Treasury AS. Hal ini, pada gilirannya, membantu Dolar AS (USD) untuk mendapatkan kembali daya tarik positif setelah pembalikan arah pada hari sebelumnya dari sekitar level tertinggi lebih dari dua tahun dan menahan para investor untuk menempatkan taruhan baru di sekitar harga Emas di tengah kondisi yang sedikit overbought.
Dari perspektif teknis, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) sudah menunjukkan kondisi yang sedikit overbought pada grafik harian. Hal ini membuatnya bijaksana untuk menunggu beberapa konsolidasi jangka pendek atau pullback sederhana sebelum kenaikan berikutnya. Meskipun demikian, setiap penurunan korektif di bawah support langsung $2.800 mungkin masih dilihat sebagai peluang beli dan tetap terbatas di dekat titik tembus resistensi horizontal $2.773-2.772. Namun, beberapa tindak lanjut penjualan dapat membuka jalan bagi penurunan lebih lanjut menuju zona $2.755 dalam perjalanan ke wilayah $2.725-2.720 dan angka $2.700.
Di sisi lain, para investor cenderung berhenti di dekat area $2.830, atau rekor puncak yang dicapai pada hari Senin. Namun, beberapa pembelian lanjutan akan menjadi awal bagi perpanjangan tren mapan yang disaksikan dari swing low bulan Desember, sekitar wilayah $2.583.Newsmaker
Sumber: FXstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...