
Harga emas sebagian besar stabil dalam perdagangan Asia pada hari Jumat (31/1), tetapi mencapai rekor tertinggi setelah melonjak pada sesi sebelumnya di tengah ketidakpastian seputar tarif AS, sementara investor dengan hati-hati menunggu laporan inflasi utama AS.
Harga Emas Spot sebagian besar tidak berubah setelah mencapai rekor tertinggi $2.799,60 per ons, sementara Emas Berjangka yang berakhir pada bulan Februari naik tipis 0,1% menjadi $2.793,74 per ons pada pukul 01:55 ET (06:55 GMT).
Peningkatan kebijakan perdagangan AS baru-baru ini di bawah Presiden Donald Trump telah menimbulkan ketidakpastian yang cukup besar di pasar global.
Pengumumannya tentang tarif tinggi atas impor dari negara-negara BRICS”Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan”telah meningkatkan kekhawatiran atas potensi konflik perdagangan dan dampak ekonominya.
Trump juga menegaskan kembali janjinya untuk menerapkan tarif 25% atas impor dari Kanada dan Meksiko mulai 1 Februari, dengan potensi tarif tambahan atas barang-barang China.
Ketidakpastian yang ada telah mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.
Awal minggu ini, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga acuannya, dengan Ketua Jerome Powell mengindikasikan tidak ada rencana segera untuk penurunan suku bunga.
Pelaku pasar sekarang dengan penuh semangat menunggu data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS bulan Desember, pengukur inflasi pilihan Fed, yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Jumat.
Pembacaan yang lebih tinggi dari yang diharapkan dapat memengaruhi keputusan kebijakan Fed, yang berpotensi memengaruhi harga emas.
Logam mulia lainnya beragam pada hari Rabu. Platinum Futures sebagian besar tidak berubah pada $1.027,80 per ons, sementara Silver Futures naik 0,7% menjadi $32,76 per ons.(AL)
Sumber: Investing.com
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...