
Emas mencapai rekor tertinggi baru tahun 2025 di tengah meningkatnya kecemasan investor terhadap retorika perdagangan Trump.
Meskipun Indeks Dolar AS meningkat, kenaikan Emas menandakan permintaan safe haven yang kuat.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat, bersamaan dengan potensi tindakan ekonomi AS terhadap Rusia.
Harga emas naik lebih dari 0,39% di akhir sesi Amerika Utara, dengan logam mulia naik secara meyakinkan di atas angka psikologis $2.650 dengan pembeli mengarahkan pandangan mereka pada rekor tertinggi $2.790. Pada saat penulisan, XAU/SD diperdagangkan pada $2.755 setelah memantul dari posisi terendah harian $2.741.
Logam yang tidak memberikan imbal hasil memperpanjang kenaikannya karena retorika perdagangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluas dari Meksiko, Kanada, dan Tiongkok ke Zona Euro. Akibatnya, karena para pedagang semakin tidak yakin tentang hasil "perang dagang", membeli Bullion yang telah naik ke level tertingginya selama tahun 2025, pada $2.763.
Harga emas naik karena imbal hasil riil naik satu basis poin. Diukur dengan imbal hasil Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS) 10 tahun berada pada 2,18%.
Presiden Trump mengonfirmasi bahwa tarif universal pada semua impor ke AS juga sedang dipertimbangkan dan akan diberlakukan pada tahap selanjutnya, Reuters melaporkan.
"(Trump) mungkin sedikit kurang agresif dalam hal tarif seperti yang dikhawatirkan, yang membantu ” tarif yang lebih rendah/kurang dianggap mengindikasikan inflasi yang lebih rendah sehingga berpotensi untuk lebih banyak penurunan suku bunga," kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen yang dikutip oleh Reuters.
Pelaku pasar memperkirakan peluang yang hampir sama bahwa Fed akan memangkas suku bunga dua kali pada akhir tahun 2025, dengan penurunan pertama terjadi pada bulan Juni.(Cay) Newsmaker23
Sumber: Fxstreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...