
Harga emas (XAU/USD) membalikkan penurunan intraday ke area $2.669 dan berbalik positif untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu(15/1), meskipun kenaikannya tampak terbatas menjelang laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS.
Dolar AS (USD) bertahan di dekat level terendah mingguan yang disentuh sebagai reaksi terhadap Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang melemah pada hari Selasa dan ternyata menjadi faktor utama yang memberikan dukungan bagi komoditas tersebut.
Sementara itu, meredanya kekhawatiran tentang tarif perdagangan yang mengganggu dari Presiden terpilih AS Donald Trump tetap mendukung sentimen risiko “ seperti yang digambarkan oleh nada yang umumnya positif di sekitar pasar ekuitas.
Lebih jauh, semakin diterimanya bahwa Federal Reserve (Fed) akan menghentikan siklus pemotongan suku bunganya akhir bulan ini membuat imbal hasil obligasi Treasury AS tetap tinggi dan dapat bertindak sebagai penghambat bagi harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. (azf)
Sumber: FXStreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...