
Harga emas (XAU/USD) naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis, setelah naik lebih dari 27% pada tahun 2024, menandai kinerja terbaiknya sejak tahun 2010. Momentum kenaikan tersebut didorong oleh pelonggaran moneter AS, ketegangan geopolitik yang terus-menerus, dan rekor pembelian oleh bank sentral.
Namun, emas yang tidak memberikan bunga mungkin menghadapi beberapa hambatan karena Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan mengambil pendekatan yang lebih hati-hati terhadap pemotongan suku bunga lebih lanjut pada tahun 2025, yang menandakan perubahan dalam sikap kebijakan moneternya yang agresif.
Perubahan tersebut didorong oleh ketidakpastian seputar potensi perubahan kebijakan di bawah rencana ekonomi mendatang pemerintahan Trump.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung diperkirakan akan terus mendukung emas, aset safe haven tradisional, dalam waktu dekat.
Selain itu, survei World Gold Council menunjukkan bahwa bank-bank sentral utama kemungkinan akan meningkatkan pembelian emas pada tahun 2025, yang selanjutnya meningkatkan permintaan untuk logam mulia tersebut. (azf)
Sumber: FXStreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...