
Harga emas turun pada hari Jumat (27/12) tetapi bersiap untuk keuntungan mingguan karena investor tertarik pada aset safe haven di tengah ketidakpastian politik di Timur Tengah, yang menutupi tekanan dari dolar yang lebih kuat.
Harga emas spot turun 0,8% menjadi $2.614,39 per ons. Harga emas berjangka AS turun 0,9% menjadi $2.629,7.
"Masih ada titik panas geopolitik di seluruh dunia, yang membuat emas tetap diminati dari perspektif safe haven," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
"Antara Rusia-Ukraina dan peristiwa di Gaza, investor tetap tertarik pada emas jika situasi tersebut semakin memanas."
Di Timur Tengah, Israel menyerang beberapa target yang terkait dengan gerakan Houthi yang berpihak pada Iran di Yaman pada hari Kamis.
Sementara itu, pesawat nirawak Rusia menyerang sebuah gedung apartemen bertingkat pada hari Kamis di kota garis depan Chasiv Yar di wilayah Donetsk, Ukraina. Membatasi kenaikan lebih lanjut dalam emas, indeks dolar menuju kenaikan minggu keempat berturut-turut. Dolar yang lebih kuat membuat emas batangan lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Emas telah menguat tahun ini, mencapai rekor tertinggi $2.790,15 pada 31 Oktober karena pelonggaran suku bunga oleh Fed dan meningkatnya ketegangan di seluruh dunia.
Setelah pemangkasan suku bunga pada September dan November, Fed melanjutkan kebijakan pelonggarannya pada Desember. Namun, Fed juga mengisyaratkan kemungkinan pengurangan yang lebih sedikit pada tahun 2025.
Karena Donald Trump akan kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025, pasar bersiap untuk perubahan kebijakan yang substansial, yang mencakup tarif, deregulasi, dan amandemen pajak.
Emas biasanya berkinerja baik selama masa ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dan berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.
Di tempat lain, diskon emas di India melebar ke level tertinggi hampir tiga bulan karena kenaikan harga mengurangi permintaan, sementara China beralih ke premium.
Harga perak spot turun 1,4% menjadi $29,38 per ons, platinum turun 2,5% menjadi $912,5. Paladium turun 1,5% menjadi $910,65. (Arl)
Sumber : CNBC
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...