Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Menuju Penurunan Mingguan Terkait Prospek The Fed yang Bersifat Hawkish
Friday, 20 December 2024 12:05 WIB | GOLD |GOLDEMASSpot

Harga emas stabil mendekati level terendah dalam satu bulan dalam perdagangan Asia pada hari Jumat (20/12) dan menuju penurunan mingguan setelah perkiraan Federal Reserve AS tentang penurunan suku bunga yang lebih sedikit dari yang diharapkan pada tahun 2025 membuat investor gelisah.

The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin seperti yang diharapkan, tetapi mengisyaratkan akan mengadopsi jalur penurunan suku bunga yang lebih lambat, dengan hanya dua kali penurunan lagi pada tahun 2025. Pasar mengharapkan empat kali penurunan sebelum keputusan tersebut.

Harga emas spot sedikit lebih tinggi pada $2.596,82 per ons, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan Februari naik 0,1% menjadi $2.610,30 per ons pada pukul 22:35 ET (03:35 GMT).

Harga spot turun hampir 2% minggu ini, menghadapi tekanan dari dolar yang kuat. Dolar AS melonjak ke level tertinggi lebih dari satu tahun minggu ini. Prospek The Fed yang cenderung agresif menekan harga emas, data PCE masih ditunggu

Harga emas menyentuh level terendah dalam satu bulan pada hari Rabu, setelah The Fed mengisyaratkan bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama setelah pemangkasan suku bunga pada hari Rabu.

Suku bunga yang lebih tinggi menekan harga emas karena biaya peluang untuk menyimpan emas meningkat, sehingga membuatnya kurang menarik dibandingkan dengan aset yang menghasilkan bunga seperti obligasi.

Para pedagang sekarang memperkirakan hanya akan ada satu penurunan seperempat poin pada tahun 2025 di tengah ketahanan ekonomi yang berkelanjutan dan inflasi yang masih tinggi.

Data produk domestik bruto yang dirilis pada hari Kamis semakin memperkuat prospek The Fed, karena ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya pada kuartal ketiga.

Data lain menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal turun lebih dari yang diharapkan minggu lalu, yang menunjukkan adanya perlambatan pasar tenaga kerja secara bertahap.(mrv)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS