Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Pulih Pasca Turun Tajam Akibat Prospek Suku Bunga Fed
Thursday, 19 December 2024 10:27 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas mengalami pemulihan sebagian dalam perdagangan Asia setelah jatuh lebih dari 2% pada sesi sebelumnya karena Federal Reserve mengambil sikap yang lebih hati-hati terhadap laju penurunan suku bunga tahun depan.

Emas naik sebanyak 1,3% hingga diperdagangkan mendekati $2.620 per ons. The Fed mengurangi biaya pinjaman pada hari Rabu, tetapi Ketua Jerome Powell mengatakan bahwa meskipun bank tersebut "berada di jalur yang tepat untuk terus memangkas," para pejabat pertama-tama harus melihat lebih banyak kemajuan dalam inflasi. Prakiraan triwulanan terbaru menunjukkan beberapa pejabat memperkirakan lebih sedikit penurunan suku bunga untuk tahun depan, yang menyebabkan pedagang swap secara signifikan mengurangi taruhan pada pelonggaran pada tahun 2025.

Kalibrasi ulang itu mungkin "sedikit berlebihan," menurut Christopher Wong, seorang ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp. "Jika kita melihat data AS masuk dengan penciptaan lapangan kerja yang lebih lambat dalam beberapa minggu mendatang, atau bahkan laporan inflasi besok datang lebih rendah dari yang diharapkan, ekspektasi penurunan suku bunga mungkin perlu segera disesuaikan lagi." Produk domestik bruto dan indeks pengeluaran konsumsi pribadi inti ” ukuran inflasi dasar yang disukai Fed ” akan dirilis akhir minggu ini.

Logam mulia telah naik lebih dari seperempat tahun ini dalam rekor tertinggi yang didukung oleh pelonggaran moneter di AS, permintaan safe haven, dan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral dunia. Namun, reli telah terhenti sejak awal November, karena kemenangan pemilihan Donald Trump mengangkat dolar.

Emas spot naik 1% menjadi $2.612,35 per ons pada pukul 10:59 pagi di Singapura, setelah penurunan 2,3% pada hari Rabu. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1%, setelah melonjak 0,9% pada sesi sebelumnya. Perak, paladium, dan platinum menguat.

"Menjelang tahun depan, ketidakpastian yang meningkat diperkirakan terjadi ” tidak hanya dari masalah geopolitik tetapi juga dari keputusan yang berbeda dalam Fed dan potensi volatilitas yang diperkenalkan oleh Trump," kata Charu Chanana, seorang ahli strategi di Saxo Capital Markets Pte. "Emas kemungkinan akan tetap menjadi elemen penting dalam menstabilkan portofolio investasi. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS