Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Bertahan stabil di Bawah $2.650 Jelang data PMI AS
Monday, 16 December 2024 08:19 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan datar di sekitar $2.650 selama sesi Asia awal pada hari Senin(16/12). Namun, pembelian bank sentral yang kuat dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat mendukung logam mulia dalam waktu dekat. Investor menunggu Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS bulan Desember untuk dorongan baru, yang akan dirilis pada hari Senin.

Permintaan yang signifikan dari bank sentral mengangkat logam kuning tersebut. Bank sentral telah menjadi pembeli bersih emas selama hampir 15 tahun, menggarisbawahi nilainya sebagai lindung nilai krisis dan aset cadangan yang andal. Menurut World Gold Council, logam mulia diperkirakan akan sedikit terapresiasi pada tahun 2025 karena tindakan bank sentral, ketegangan geopolitik, dan kondisi ekonomi di pasar-pasar utama seperti AS, Tiongkok, dan India.

Pada hari Minggu, pemerintah Israel menyetujui rencana untuk menggandakan populasinya di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dengan alasan ancaman dari Suriah, menurut Reuters. Tanda-tanda meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut dapat memicu pelarian ke aset yang aman, yang menguntungkan harga Emas. Di sisi lain, rencana tarif Presiden terpilih AS Donald Trump akan semakin memicu inflasi dan menunda kebijakan pelonggaran Federal Reserve (Fed). Selain itu, ekonomi AS yang kuat dapat mengangkat Dolar AS (USD) dan melemahkan harga komoditas berdenominasi USD karena meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. "Secara keseluruhan, kami melihat ekonomi AS yang lebih kuat tahun depan, yang seharusnya menyisakan lebih sedikit ruang untuk penurunan suku bunga dan dengan demikian mengurangi optimisme terhadap emas," kata Carsten Menke, seorang analis di Julius Baer.

Para pedagang emas akan mengamati pertemuan Fed pada hari Rabu, yang diantisipasi akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps). Perhatian akan tertuju pada pidato Ketua Jerome Powell, karena dapat memberikan beberapa petunjuk tentang kebijakan moneter AS untuk tahun 2025.(ayu)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS