
Harga emas (XAU/USD) mengawali minggu baru dengan catatan positif dan bertahan pada kenaikan moderatnya sepanjang sesi Eropa awal.
Imbal hasil obligasi Treasury AS turun ke level terendah sejak Oktober di tengah taruhan bahwa Federal Reserve (Fed) akan menurunkan biaya pinjaman lagi pada bulan Desember. Selain itu, gangguan politik di Korea Selatan, ketegangan geopolitik, dan kekhawatiran perang dagang memberikan sedikit dukungan pada safe haven XAU/USD.
Investor sekarang tampaknya yakin bahwa bank sentral AS akan mengambil sikap yang kurang dovish di tengah ekspektasi bahwa kebijakan ekspansif Presiden terpilih AS Donald Trump akan meningkatkan inflasi.
Hal ini membantu Dolar AS (USD) untuk memanfaatkan kenaikan hari Jumat dari level terendah hampir satu bulan dan menjaga harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil di bawah zona pasokan $2.650-2.655. Pedagang juga tampak enggan menjelang angka inflasi konsumen AS minggu ini.(Azf)
Sumber: FXStreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...