
Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan dalam kisaran ketat di sekitar $2.650,00 pada sesi Eropa hari Kamis(5/12). Logam mulia ini berjuang mencari arah karena investor telah menepi menjelang data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) untuk bulan November, yang akan dirilis pada hari Jumat.
Data pasar tenaga kerja akan secara signifikan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kemungkinan keputusan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) dalam pertemuan kebijakan moneternya pada tanggal 18 Desember. Saat ini, pelaku pasar keuangan memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,25%-4,50%, menurut alat CME FedWatch.
Para ekonom memperkirakan ekonomi AS telah menambah 200 ribu pekerja baru, jauh lebih tinggi dari 12 ribu pada bulan Oktober. Laporan NFP menyatakan bahwa estimasi ketenagakerjaan penggajian di beberapa industri terpengaruh oleh badai bulan lalu. Tingkat Pengangguran diperkirakan meningkat menjadi 4,2% dari rilis sebelumnya sebesar 4,1%. Investor juga akan mencermati data Penghasilan Rata-rata Per Jam AS untuk mendapatkan petunjuk tentang status pertumbuhan upah saat ini.
Penurunan harga Emas diperkirakan akan tetap terdukung dengan baik di tengah ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Secara historis, daya tarik harga Emas telah menguat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun mendekati 106,20. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik mendekati 4,21%.(ayu)
Sumber: FXStreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...