
Harga emas (XAU/USD) bergerak turun selama sesi Asia pada hari Kamis(5/12), meskipun masih dalam kisaran yang sudah dikenal selama seminggu terakhir di tengah berbagai isyarat fundamental yang beragam.
Pernyataan agresif semalam oleh anggota FOMC, termasuk Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell, menegaskan kembali ekspektasi bahwa bank sentral AS akan mengambil sikap hati-hati dalam memangkas suku bunga.
Hal ini membantu imbal hasil obligasi Treasury AS sedikit meningkat dari level penutupan terendah dalam lebih dari sebulan dan ternyata menjadi faktor utama yang melemahkan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Selain itu, lingkungan risk-on yang berlaku terlihat memberikan sedikit tekanan ke bawah pada harga Emas yang merupakan safe haven.
Meskipun demikian, ketegangan geopolitik yang terus-menerus yang berasal dari konflik Rusia-Ukraina yang memburuk dan kekhawatiran tentang rencana tarif Presiden terpilih AS Donald Trump dapat bertindak sebagai pendorong bagi XAU/USD.
Lebih jauh, kurangnya pembelian Dolar AS (USD) yang berarti seharusnya berkontribusi untuk membatasi kerugian komoditas tersebut. Pedagang mungkin juga memilih untuk menunggu rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada hari Jumat sebelum memasang taruhan terarah.(Azf)
Sumber: FXStreet
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai as...
Harga emas turun pada hari Kamis(8/1) karena investor bersiap menghadapi penjualan berjangka yang terkait dengan perombakan indeks komoditas, dengan dolar AS yang lebih kuat menambah tekanan dengan me...
Harga emas cenderung stabil setelah sempat turun hampir 1% pada sesi sebelumnya. Pasar sekarang menahan langkah sambil menunggu dua hal besar: rilis data tenaga kerja AS dan proses penyesuaian (rebala...
Pasar logam mulia sempat tertekan turun setelah dirilisnya data JOLTS Job Openings (lowongan kerja AS), namun dalam sesi perdagangan berikutnya harga emas berhasil memulihkan diri dan kembali naik, me...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...