
Harga emas turun pada perdagangan sore hari Senin (2/12) karena dolar menguat seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan menurunkan suku bunga ketika komite kebijakan bank sentral bertemu akhir bulan ini.
Harga emas untuk pengiriman Februari terakhir terlihat turun US$21,70 menjadi US$2.659,30 per ons.
Logam mulia tersebut sebagian besar dalam kisaran sejak terkoreksi dari rekor tertinggi US$2.800,80 pada 30 Oktober, karena dolar melonjak setelah pemilihan umum AS dan inflasi tetap berada di atas target Federal Reserve sebesar 2%.
"Harga emas turun karena dolar menguat semalam, menyoroti perilakunya dalam kisaran saat ini sementara kita menunggu data ekonomi AS terbaru dan panduan tentang kecepatan dan waktu pemotongan suku bunga AS tambahan," catat Saxo Bank.
Indeks pengeluaran konsumsi pribadi AS bulan Oktober, ukuran inflasi yang disukai Fed, minggu lalu dilaporkan meningkat pada tingkat tahunan 2,3%, naik dari 2,1% pada bulan September. Kenaikan tersebut, serta potensi gejolak ekonomi dari Pemerintahan Trump yang akan datang pada bulan Januari, membuat beberapa analis memperkirakan Fed akan tetap pada pendiriannya pada akhir pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal pada tanggal 18 Desember.
CME FedWatch Tool masih melihat kemungkinan 62% bahwa komite akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan tersebut, tetapi itu turun dari 83% sebulan sebelumnya. Harapan bahwa Fed akan membiarkan suku bunga tidak berubah naik menjadi 38% dari 17%.
Dolar menguat lebih awal, dengan indeks dolar ICE terakhir terlihat naik 0,76 poin menjadi 106,50.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga naik, dengan obligasi dua tahun AS terakhir terlihat membayar 4,202%, naik 4,3 basis poin, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun naik 1,8 poin menjadi 4,193%. (Arl)
Sumber : MT Newswires
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...