
Harga emas (XAU/USD) tetap dalam nada penawaran jual yang kuat sepanjang sesi Eropa awal pada hari Senin (2/12) dan saat ini berada di dekat batas bawah kisaran hariannya, di sekitar wilayah $2.629. Ini menandai hari pertama pergerakan negatif dalam lima hari sebelumnya dan disponsori oleh kombinasi berbagai faktor. Investor sekarang tampaknya yakin bahwa rencana tarif Presiden AS terpilih Donald Trump dapat memicu kembali inflasi dan membatasi ruang bagi Federal Reserve (Fed) untuk memangkas suku bunga. Hal ini, pada gilirannya, memicu kenaikan baru dalam imbal hasil obligasi Treasury AS dan mendorong arus keluar dari logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, kenaikan imbal hasil obligasi AS membantu Dolar AS (USD) untuk mendapatkan kembali daya tarik positif setelah penurunan korektif baru-baru ini ke level terendah hampir tiga minggu, yang ternyata menjadi faktor lain yang melemahkan permintaan harga Emas. Meskipun demikian, ketakutan perang dagang, bersama dengan ketegangan geopolitik yang terus-menerus dan nada risiko yang lebih lemah, menawarkan beberapa dukungan bagi logam mulia yang merupakan tempat berlindung yang aman. Para pedagang juga tampak enggan dan memilih untuk menunggu di pinggir lapangan menjelang data makro utama AS minggu ini, yang dapat memberikan isyarat tentang jalur pemangkasan suku bunga Fed dan memberikan dorongan arah baru bagi XAU/USD.(ayu)
Sumber: FXStreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...