
Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa pembelian lanjutan selama sesi Asia pada hari Rabu(27/11) dan tampaknya menguat pada kenaikan semalam dari kisaran $2.600, atau level terendah dalam satu minggu. Risiko geopolitik yang terus berlanjut yang berasal dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan, bersama dengan kekhawatiran atas rencana tarif Presiden terpilih AS Donald Trump, mendorong beberapa aliran aset safe haven menuju logam mulia untuk hari kedua berturut-turut.
Sementara itu, Dolar AS (USD) berkonsolidasi mendekati batas bawah kisaran mingguan meskipun data makro AS yang optimis pada hari Selasa dan ternyata menjadi faktor lain yang menopang harga Emas. Meskipun demikian, prospek Federal Reserve (Fed) yang kurang dovish mungkin membatasi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil. Pedagang juga menunggu data inflasi AS untuk isyarat tentang pemotongan suku bunga di masa mendatang dan sebelum memasang taruhan arah baru di sekitar XAU/USD.(ayu)
Sumber: FXStreet
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...