Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Turun Ditengah Gencatan Senjata di Timur Tengah
Tuesday, 26 November 2024 06:57 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) anjlok selama sesi Amerika Utara hari Senin (25/11) karena berita tentang gencatan senjata antara Lebanon dan Israel tersebar, memperburuk minat terhadap aset yang lebih berisiko. Hal ini, bersama dengan penunjukan Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan untuk pemerintahan Trump, membebani logam kuning tersebut. XAU/USD diperdagangkan pada $2.620, turun lebih dari 3%.

Peningkatan minat terhadap risiko merupakan pendorong pergerakan harga Emas. Logam yang tidak memberikan imbal hasil ini telah jatuh di bawah Simple Moving Average (SMA) 50 hari sebesar $2.664, membuka peluang untuk penurunan lebih lanjut.

Pelaku pasar menyambut baik penunjukan Bessent. Analis Komoditas UBS Giovanni Staunovo berkomentar, "Beberapa pelaku pasar melihatnya kurang negatif tentang perang dagang, mengingat komentarnya tentang pendekatan bertahap untuk menerapkan tarif." Menurut Joaquin Monfort, seorang analis di FX Street, Bessent menganjurkan kebijakan "tiga-tiga". Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa ia akan mencoba mengurangi defisit AS sebesar 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan, mencapai tingkat PDB tahunan sebesar 3%, dan meningkatkan produksi Minyak Mentah AS sebesar 3 juta barel per hari.

Sebuah laporan terbaru yang diungkapkan oleh Axios mengungkapkan bahwa Israel dan Lebanon hampir menyetujui persyaratan untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah, yang mengangkat harga Emas ke rekor tertinggi.

Pedagang emas batangan juga mengamati rilis data Keyakinan Konsumen, Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru, Klaim Pengangguran Awal, dan pengukur inflasi pilihan Fed, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE).(ayu)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS