
Emas berjangka naik pada hari Jumat (22/11), menuju salah satu kenaikan mingguan terkuatnya dalam beberapa tahun. Harga emas berjangka naik 1,1% pada $2.704,20 per troy ounce, dan naik 5,2% dalam seminggu.
Logam mulia tersebut telah pulih lebih dari setengah kerugiannya sejak rekor baru pada akhir Oktober yang segera diikuti oleh aksi jual tajam. Mengingat ancaman eskalasi perang di Ukraina, kenaikannya mencerminkan permintaan safe-haven, kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan.
Hal ini telah dibuktikan oleh arus masuk yang signifikan ke ETF emas dalam beberapa hari terakhir, kata mereka. Menurut ekspor emas Swiss terbaru untuk Oktober, permintaan logam mulia tersebut lemah di Asia tetapi meningkat di negara-negara Barat, tambah para analis. (Arl)
Sumber : Dow Jones Newswires
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...