Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Bersiap untuk Kenaikan Mingguan Terbesar karena Meningkatnya Permintaan Safe-Haven
Friday, 22 November 2024 17:00 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas menuju kenaikan mingguan terbesarnya sejak Oktober tahun lalu karena meningkatnya konflik Rusia-Ukraina meningkatkan daya tariknya sebagai aset safe-haven, dengan para pedagang juga mempertimbangkan prospek pelonggaran lebih lanjut oleh Federal Reserve.

Emas batangan naik 1,4% menjadi $2.706,73 per ons pada pukul 9:43 pagi di London setelah Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan rudal balistik jenis "baru" ke arah kota Dnipro dalam sinyal yang mengkhawatirkan bagi para pendukung Barat Kyiv. Meningkatnya ketegangan geopolitik cenderung mendorong investor ke aset safe-haven, seperti emas batangan.

"Eskalasi balasan antara Rusia dan Ukraina telah mengangkat suhu geopolitik ke tingkat yang lebih tinggi daripada yang terlihat selama perang selama setahun antara Israel dan militan yang didukung Iran, dan pasar telah meresponsnya dengan tepat," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank. Permintaan aset safe haven yang kembali meningkat "telah membsngkitkan momentum baru kembali ke pasar setelah koreksi awal November," imbuh Hansen.

Para pedagang juga mempertimbangkan komentar dari Presiden Fed Bank of Chicago Austan Goolsbee, yang mengatakan bahwa ia melihat suku bunga bergerak "sedikit lebih rendah," dan menyatakan keyakinannya bahwa inflasi mereda mendekati target bank sentral. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas batangan karena tidak membayar bunga.

Logam mulia telah melonjak sekitar 30% sepanjang tahun ini, didukung oleh pembelian bank sentral yang sehat, meningkatnya permintaan aset safe haven, dan siklus pemotongan suku bunga oleh Fed. Reli logam mulia terhambat dalam beberapa minggu setelah terpilihnya kembali Donald Trump, karena dolar melonjak ke rekor, membebani komoditas.

Ada ekspektasi luas untuk rekor baru pada tahun 2025, dengan Goldman Sachs Group Inc. dan UBS Group AG keduanya mengeluarkan prospek bullish untuk logam mulia dalam beberapa hari terakhir.(ayu)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400...
Thursday, 22 January 2026 14:47 WIB

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...

Emas Naik Tanpa Rem, Pasar Ketakutan...
Wednesday, 21 January 2026 08:58 WIB

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas...
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?...
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...

Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis...
Saturday, 10 January 2026 04:18 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS