
Emas naik mendekati $2600 per ons pada hari Senin (18/11), yang bangkit dari penurunan mingguan terbesarnya sejak 2021, karena reli dolar AS terhenti. Data terbaru di AS menunjukkan penjualan ritel naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Oktober, menggarisbawahi ketahanan ekonomi.
Komentar dari beberapa pejabat Federal Reserve pekan lalu juga menambah ketidakpastian mengenai waktu dan tingkat potensi penurunan suku bunga. Namun, pasar saat ini memperkirakan sekitar 65% peluang penurunan suku bunga sebesar 25bps pada bulan Desember. Investor sekarang fokus pada pernyataan mendatang dari pembuat kebijakan Fed lainnya minggu ini, mencari panduan yang lebih jelas tentang arah suku bunga AS dalam beberapa bulan mendatang.
Di sisi geopolitik, ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan meningkatnya konflik antara Ukraina dan Rusia dapat mendorong arus safe haven, memberikan dukungan tambahan untuk emas.(yds)
Sumber: Trading Economics
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan mas...
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua hal besar: krisis Greenland yang makin panas dan guncangan di pasar utang pem...
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali ...
Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung ...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...