Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Stabil Di Tengah Ketidakpastian Pemilihan Presiden AS
Tuesday, 5 November 2024 19:48 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas (XAU/USD) terus merosot dari rekor tertingginya, akhirnya menemukan support di $2.724 pada Selasa pagi dan bangkit kembali untuk mendapatkan kembali $2.740-an. Dolar AS (USD) yang sedikit lebih lemah karena ketidakpastian atas hasil pemilihan presiden AS membantu Emas dalam pemulihannya, karena logam mulia tersebut sebagian besar dihargai dan diperdagangkan dalam USD.

Hal ini terjadi karena pasar semakin melihat hasil akhir pemilihan tersebut sebagai polarisasi untuk mata uang AS, dengan kemenangan calon dari Partai Republik Donald Trump yang menguntungkan USD tetapi sebaliknya untuk calon dari Partai Demokrat Kamala Harris.

Emas naik dari arus pengaman karena tingginya tingkat ketidakpastian mengenai hasil pemilihan presiden AS, yang terlepas dari pemenangnya saja dapat menjadi bullish untuk logam kuning tersebut.

"Terlepas dari hasilnya, pergeseran politik yang signifikan dapat mengguncang pasar keuangan, dan ketidakpastian tersebut biasanya memicu volatilitas, dan keduanya dapat menjadi katalisator untuk harga Emas yang lebih tinggi," kata Matthew Jones, analis logam mulia di Solomon Global.

Peramal pemilu yang memiliki peringkat tinggi 538.com mengindikasikan kemungkinan 50% Wakil Presiden Harris menang pada hari Selasa sementara mantan Presiden Donald Trump memiliki peluang menang 49%. Itu menyisakan peluang 1% tidak ada pemenang secara keseluruhan. Selama 24 jam terakhir, Harris telah unggul tipis setelah tertinggal dari Trump selama beberapa hari. Ini mungkin juga menjelaskan perubahan haluan Emas pada hari Selasa.

Jones dari Solomon optimis terhadap Emas secara keseluruhan, melihat hasil pemilu sebagai "win-win" untuk logam mulia terlepas dari kandidat mana yang menang.

Trump di Gedung Putih akan menyebabkan "tekanan inflasi dan ketegangan geopolitik," menurut analis, yang dapat, "memperkuat daya tarik Emas sebagai aset safe haven, mendorong permintaan naik."

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS