Tuesday, 07 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Yen Tertekan, Dolar AS Menguat, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Yen Jepang tetap tertekan terhadap Dolar AS yang menguat, mencapai level terendahnya sejak Februari lalu. Pasar masih ragu kapan Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga, sementara Perdana Menteri baru Jepang, Sanae Takaichi, cenderung melanjutkan kebijakan belanja fiskal besar-besaran dan menangguhkan pengetatan kebijakan. Hal ini, meskipun ada data inflasi yang kuat di Tokyo, terus menekan nilai Yen. Sementara itu, Dolar AS tetap kuat di dekat level tertinggi sejak Agustus, didorong oleh sikap hawkish Federal Reserve yang memperbesar kemungkinan penguatan USD lebih lanjut. Sentimen...

Perak Stabil di $48,8, Dampak Ketegangan AS-Tiongkok Berkurang

Harga perak stabil di kisaran $48,8 per ons pada hari Senin(3/11) setelah pekan lalu mengalami volatilitas tinggi. Investor kini fokus pada prospek kebijakan Federal Reserve setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu. Meskipun Ketua Powell menyatakan bahwa suku bunga lebih lanjut pada bulan Desember belum pasti, pasar menunggu rilis data penting AS, seperti data ketenagakerjaan ADP dan laporan PMI ISM, untuk petunjuk lebih lanjut. Selain itu, meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok turut mengurangi permintaan perak sebagai aset safe haven. Gedung...

Tiongkok Pangkas Pembebasan Pajak Emas, Pembelian Bisa Tertekan

Tiongkok mengakhiri kebijakan pembebasan pajak yang telah lama berlaku untuk beberapa pengecer emas pada hari Sabtu, yang berpotensi menghambat pembelian logam mulia di pasar konsumen terbesar di dunia. Beijing akan menghapus pembebasan penuh pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 13% atas emas yang dijual pengecer kepada konsumen, yang awalnya dibeli dari Bursa Emas Shanghai atau Bursa Berjangka Shanghai. Pembebasan tersebut diturunkan menjadi 6% pada 1 November, menurut kebijakan baru yang diumumkan oleh Kementerian Keuangan pada hari Sabtu. Pembebasan yang lebih rendah ini akan berlaku...

Emas Menguat, Investor Fokus pada Suku Bunga AS

Harga emas naik pada hari Senin (3 November), didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga AS lebih lanjut menyusul komentar dari Christopher Waller dari Dewan Federal Reserve AS, meskipun dolar yang lebih kuat dan meredanya ketegangan perdagangan membatasi kenaikan tersebut. Harga emas spot naik 0,5% menjadi $4.020,45 per ons pada pukul 09:05 GMT. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,9% menjadi $4.031,50. "Kita masih dalam mode konsolidasi. Kurangnya data ekonomi AS merupakan faktor yang sedikit rumit, tetapi data ekonomi AS yang lebih lemah akan mendukung penurunan...

Dolar AS Mencapai Puncak Tiga Bulan, Uji Rekor Terbaru

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi tiga bulan pada hari Senin(3/11) menjelang data ekonomi minggu ini yang hanya akan memberikan petunjuk samar tentang kesehatan ekonomi AS dan dapat memperkuat sikap hati-hati Federal Reserve. The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu, seperti yang diperkirakan, tetapi Ketua Jerome Powell mengisyaratkan bahwa itu mungkin merupakan pemangkasan terakhir bank sentral tahun ini, dengan alasan risiko mengambil langkah tambahan tanpa gambaran ekonomi yang lebih kuat. Jika bukan karena penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung,...