Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tiongkok Pangkas Pembebasan Pajak Emas, Pembelian Bisa Tertekan
Monday, 3 November 2025 15:36 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Tiongkok mengakhiri kebijakan pembebasan pajak yang telah lama berlaku untuk beberapa pengecer emas pada hari Sabtu, yang berpotensi menghambat pembelian logam mulia di pasar konsumen terbesar di dunia.

Beijing akan menghapus pembebasan penuh pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 13% atas emas yang dijual pengecer kepada konsumen, yang awalnya dibeli dari Bursa Emas Shanghai atau Bursa Berjangka Shanghai. Pembebasan tersebut diturunkan menjadi 6% pada 1 November, menurut kebijakan baru yang diumumkan oleh Kementerian Keuangan pada hari Sabtu. Pembebasan yang lebih rendah ini akan berlaku hingga 31 Desember 2027.

Joni Teves, ahli strategi di UBS Singapura, menulis dalam sebuah catatan pada hari Senin bahwa ekspektasinya adalah harga emas akan naik karena pajak tambahan dibebankan kepada konsumen. Pembebasan PPN untuk perdagangan emas standar di bursa tetap berlaku, menurut aturan baru tersebut.

Rezim pajak baru ini muncul di tengah lonjakan permintaan emas di seluruh dunia, terutama di Tiongkok di mana konsumen telah mengantre untuk membeli perhiasan dari pengecer.

Pembelian tersebut mendorong reli emas ke rekor $4.381 per ons pada 20 Oktober. Harga emas spot pada hari Senin sempat merosot di bawah $4.000 per ons dan terakhir diperdagangkan mendekati level tersebut, serta telah turun sekitar 9% sejak mencapai rekor tersebut.

Saham peritel perhiasan emas Laopu Gold (6181.HK) dan Chow Tai Fook (1929.HK) masing-masing turun sebanyak 9% dan 12% pada hari Senin, sementara perusahaan tambang emas Zijin Mining (601899.SS) dan Zhongjin Gold (600489.SS) masing-masing turun hampir 2%.

Bulan lalu, pembebasan pajak pertambahan nilai untuk platinum juga dihapuskan untuk China Platinum Company, yang juga dimulai pada 1 November.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS