Tuesday, 07 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Yen Mulai Melawan Dolar?

Yen Jepang menguat menembus level 152 per dolar AS pada Rabu(29/10), lanjutan penguatan dua hari beruntun. Pelaku pasar lagi pasang posisi menjelang keputusan Bank of Japan (BOJ) minggu ini. BOJ diperkirakan belum akan ubah suku bunga sekarang, tapi para pejabatnya disebut mulai buka diskusi soal kapan lanjut naikkan suku bunga di masa depan. Tekanan ini muncul karena inflasi Jepang masih ngeyel tinggi. Sentimen yen makin kuat setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent ketemu Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama dan bilang Jepang perlu "kebijakan moneter yang sehat" - dibaca pasar sebagai...

Pound Loyo, Fed Jadi Penentu

GBP/USD turun lagi untuk sesi kedua dan sekarang diperdagangkan di sekitar 1,3250 pada sesi Asia Rabu(29/10) pagi. Pound melemah setelah data British Retail Consortium (BRC) nunjukin harga pangan di Inggris turun paling cepat dalam hampir lima tahun. Turunnya tekanan harga ini bikin pasar makin yakin Bank of England (BoE) bakal nurunin suku bunga. Trader sekarang ngitung ada sekitar 68% kemungkinan BoE motong bunga 0,25% di Desember. Ekspektasi pelonggaran BoE makin kuat karena masalah di ekonomi Inggris sendiri. Kantor Tanggung Jawab Anggaran (OBR) disebut bakal nurunin proyeksi...

Emas Naik 1% Jelang Keputusan The Fed

Emas rebound lebih dari 1% pada hari Rabu(29/10) karena investor menganggap logam mulia ini menarik setelah harga jatuh ke level terendah tiga minggu pada sesi sebelumnya, sementara keputusan pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan pidato Ketua Jerome Powell menjadi sorotan utama. Emas spot naik 1% menjadi $3.991,59 per ons, pada pukul 07.48 GMT, setelah turun ke level terendah sejak 6 Oktober pada hari Selasa. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,6% menjadi $4.005,60 per ons. "Perburuan emas murah bisa jadi (mendukung) karena telah kehilangan sedikit lebih dari 10%...

Minyak Stabil Seiring Pertemuan AS -Tiongkok Menjadi Sorotan

Harga minyak stabil pada hari Rabu(29/10) karena investor mempertimbangkan optimisme atas pertemuan antara para pemimpin konsumen utama AS dan Tiongkok, dibandingkan dengan perkiraan peningkatan kuota produksi dari pertemuan OPEC+ berikutnya. Harga minyak mentah Brent naik 11 sen, atau 0,2%, menjadi $64,51 per barel pada pukul 10.20 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 6 sen, atau 0,1%, menjadi $60,21. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis di kota Busan, Korea...

Perak Menguat, Pasar Bertaruh The Fed Bakal Turun Suku Bunga

Perak (XAG/USD) menguat pada hari Rabu(29/10), naik 2,50% untuk hari ini dan diperdagangkan di kisaran $48,25 per ons pada saat penulisan. Logam abu-abu ini diuntungkan oleh minat yang kembali meningkat terhadap aset safe-haven karena investor tetap berhati-hati menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (Fed), sementara ketegangan geopolitik dan ketidakpastian fiskal di Amerika Serikat (AS) mempertahankan latar belakang yang menguntungkan bagi logam mulia. Rebound Perak menyusul kenaikan Emas (XAU/USD) kembali di atas level simbolis $4000, didukung oleh ekspektasi sikap dovish...