Tuesday, 07 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Minyak Terkoreksi, Stok AS Naik

Harga minyak turun untuk pertama kalinya dalam lima sesi, karena para pedagang berfokus pada prospek meredanya ketegangan di Timur Tengah dan peningkatan persediaan AS. Harga minyak West Texas Intermediate turun di bawah $62 per barel, sementara minyak mentah Brent ditutup di atas $66. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa baik Israel maupun Hamas telah menyepakati persyaratan pembebasan semua sandera yang masih ditawan oleh kelompok militan tersebut di Gaza, sebuah terobosan dalam upaya untuk mengakhiri perang dua tahun. Di tempat lain, persediaan minyak mentah nasional AS meningkat...

Rekor $4.000, Kok Malah Turun?

Emas turun tipis setelah menembus rekor sepanjang masa di atas $4.000/oz. Pada awal sesi Asia Kamis(9/10), harga merosot ±0,7% ke sekitar $4.015 setelah sehari sebelumnya naik 1,4%. Indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli hampir sebulan terakhir, sehingga memicu aksi ambil untung usai reli empat hari beruntun. Sebagian daya tarik safe haven mereda setelah Presiden AS Donald Trump menyebut kesepakatan damai Timur Tengah "sangat dekat," dengan pejabat Israel dan Hamas memberi sinyal positif atas pembicaraan di Mesir. Kendati terkoreksi, emas masih naik >50% sepanjang tahun...

Emas Bertahan Saat Pasar Menilai Kesepakatan Israel-Hamas

Harga emas bertahan di atas level $4.000 pada hari Kamis(9/10), seiring investor menilai kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas, sementara ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang lebih luas serta ekspektasi penurunan suku bunga AS mempertahankan sentimen bullish untuk logam mulia tersebut. Harga emas spot stabil di $4.035,70 per ons, per pukul 08.32 GMT. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi $4.055,20. Emas batangan menembus level $4.000 per ons untuk pertama kalinya pada hari Rabu, mencapai rekor tertinggi di $4.059,05. Perak juga mengikuti reli emas...

Dolar Puncak 2 Bulan, Euro - Yen Tertekan

Dolar AS menguat pada hari Kamis(9/10), melanjutkan penguatannya minggu ini, didorong oleh melemahnya euro akibat krisis politik di Paris dan melemahnya yen di tengah pergantian kepemimpinan partai berkuasa di Jepang. Pasar minggu ini juga dibayangi oleh penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan. Euro telah melemah setelah pengunduran diri Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu dan pemerintahannya awal pekan ini. Namun, Presiden Emmanuel Macron masih mengejutkan pasar dengan rencana untuk menunjuk perdana menteri baru minggu ini. Mata uang tunggal tersebut terakhir diperdagangkan 0,2%...

Minyak Stabil, Fokus Ke Gaza & Ukraina

Harga minyak sedikit berubah pada hari Kamis(9/10) karena investor mempertimbangkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang dapat meredakan ketegangan di Timur Tengah dibandingkan perundingan damai di Ukraina yang mandek dan dapat memperpanjang sanksi terhadap Rusia dan membatasi ekspornya. Harga minyak mentah Brent berjangka turun 12 sen menjadi $66,13 per barel pada pukul 09.43 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 14 sen menjadi $62,41. Stasiun TV Qahera yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir melaporkan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah...