Tuesday, 07 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

INDEKS TOPIX JAPAN

Saham Jepang pada 6 minggu tertinggi seiring saham bank dan pemasok Apple naik
Wednesday, 11 September 2019 17:10 WIB | Market update

Saham Jepang naik ke level tertinggi 6-minggu pada hari Rabu karena saham bank lanjutkan kenaikan baru-baru ini berkat kenaikan imbal hasil obligasi, sementara eksportir utama menuai hasil dari yen yang rendah. Pemasok ke Apple Inc juga menguat setelah perusahaan teknologi yang berbasis di...


Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada yen yang menguat
Wednesday, 3 July 2019 14:31 WIB | Market update

Saham Tokyo melemah pada pembukaan hari Rabu, terbebani oleh yen yang lebih tinggi di tengah kelangkaan peristiwa market-moving baru. Indeks Nikkei 225 melemah 0,39 persen atau 84,03 poin ke level 21.670,24 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas lebih rendah 0,60 persen...



Emas berjangka berakhir lebih tinggi, dekat tertinggi 1 minggu
Tuesday, 7 July 2020 01:35 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada Senin ini, yang membangun penguatan dari pekan lalu untuk menandai penutupan tertinggi dalam hampir satu...

Emas Naik Tipis Seiring Peningkatan Kasus Virus Corona
Monday, 6 July 2020 14:27 WIB

Emas menguat karena investor mencari aset perlindungan di tengah meningkatnya kasus virus corona, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan...

Emas Kembali Naik Di Dekat $ 1.800 seiring Melemahnya Dolar AS
Monday, 6 July 2020 20:16 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada Senin pagi, didukung sebagian oleh melemahnya dolar AS, yang memberikan landasan bagi komoditas bahkan...

Harga Emas Naik: Penggeraknya Masih Aktif
Monday, 6 July 2020 13:40 WIB

Emas mencapai tonggak penting pekan lalu karena harga terdorong di atas $ 1.800 per ons untuk pertama kalinya sejak 2011 dan dengan fundamental yang...

Indeks FTSE 100 Taliban GBP/USD saham A.S Minyak Brent HSI London, Saham AS Eropa Asia Institute for Supply Management Saham HongKong Gold Outlook Nikkei 255 Indeks S&P 500 Mario Draghi