Saturday, 04 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Nikkei Tergelincir 1,3%, Toyota & Panasonic Menekan Bursa Jepang

Saham Jepang dibuka melemah pada perdagangan Selasa, seiring pasar masih dibayangi ketidakpastian hubungan dagang AS “ Eropa yang memanas akibat isu Greenland. Sentimen risk-off membuat investor lebih hati-hati, terutama pada sektor yang sensitif terhadap perdagangan global. Indeks Nikkei Stock Average turun 1,3% ke 52.888,66, dengan tekanan terbesar datang dari saham otomotif dan elektronik. Dua sektor ini biasanya paling cepat terkena dampak ketika pasar mulai mengantisipasi gangguan ekspor dan rantai pasok. Di papan saham, Toyota Motor turun 2,0%, sementara Panasonic Holdings melemah...

Saham Hong Kong Turun untuk Sesi Keempat

Saham Hong Kong turun 172 poin, atau 0,7%, menjadi 26.392 pada perdagangan awal Selasa, memperpanjang kerugian untuk sesi keempat berturut-turut di tengah penurunan tajam pada futures AS setelah Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif baru pada negara-negara Eropa yang menentang proposalnya untuk membeli Greenland. Sementara itu, saham daratan Tiongkok merosot setelah data Senin menunjukkan ekonomi kehilangan momentum pada kuartal keempat 2025, tumbuh sebesar 4,5% yoy dan menandai laju paling lambat dalam tiga tahun, mencerminkan permintaan domestik yang terus lemah meskipun dukungan...

Nikkei Tersungkur! Jepang Kena Efek Tarif & Hasil Gejolak

Saham - saham Jepang melemah pada pagi hari karena sentimen investor masih rapuh. Pasar terseret kekhawatiran baru setelah Donald Trump mengancam tarif terhadap sekutu Eropa, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tetap bergejolak dan membuat investor semakin hati-hati. Indeks Topix turun 1,3% menjadi 3.580,19 pada 09:12 waktu Tokyo. Sementara Nikkei 225 turun 1,2% menjadi 52.339,27, menandakan tekanan penjualan terjadi cukup merata sejak pembukaan. Menurut Kazunori Tatebe, kepala strategi di Daiwa Asset Management, saham-saham siklikal dan "high-beta" berpotensi paling...

Hang Seng Coba Bangkit

Saham Hong Kong menguat tipis pada perdagangan Rabu pagi. Indeks naik sekitar 32 poin atau 0,1% ke level 26.518, mencoba memutus tren turun yang sudah terjadi empat sesi beruntun. Kenaikan kecil ini mengikuti penguatan kontrak berjangka saham AS, meski Wall Street baru saja mencatat penurunan harian terdalam sejak 10 Oktober. Sentimen global kembali bergejolak setelah Presiden Donald Trump menghidupkan lagi ancaman tarif terhadap Eropa, memicu kekhawatiran volatilitas pasar. Penguatan di Hong Kong dipimpin saham teknologi dan konsumer, sejalan dengan bursa China daratan yang juga cenderung...

Hang Seng Tergelincir Tipis, Pasar Tunggu Data Inflasi

Saham Hong Kong melemah tipis pada perdagangan awal Kamis. Indeks Hang Seng turun 74 poin (-0,3%) ke 26.514, membalikkan kenaikan sesi sebelumnya saat pelemahan menyebar ke banyak sektor. Sentimen investor berubah lebih hati-hati karena pasar menunggu data inflasi Hong Kong untuk Desember yang dirilis hari ini. Sebagai gambaran, pada November inflasi utama bertahan di 1,2%, sementara inflasi inti juga stabil di 1%. Data ini penting karena bisa memengaruhi pandangan pasar soal konsumsi dan kondisi ekonomi lokal. Selain inflasi, investor juga menanti rilis indikator sentimen bisnis kuartal I...