Monday, 16 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nikkei Tersungkur! Jepang Kena Efek Tarif & Hasil Gejolak
Wednesday, 21 January 2026 09:36 WIB | NIKKEI |

Saham - saham Jepang melemah pada pagi hari karena sentimen investor masih rapuh. Pasar terseret kekhawatiran baru setelah Donald Trump mengancam tarif terhadap sekutu Eropa, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tetap bergejolak dan membuat investor semakin hati-hati.

Indeks Topix turun 1,3% menjadi 3.580,19 pada 09:12 waktu Tokyo. Sementara Nikkei 225 turun 1,2% menjadi 52.339,27, menandakan tekanan penjualan terjadi cukup merata sejak pembukaan.

Menurut Kazunori Tatebe, kepala strategi di Daiwa Asset Management, saham-saham siklikal dan "high-beta" berpotensi paling rentan karena sangat sensitif terhadap arah indeks. Ia menilai ketegangan dagang AS “ Eropa terkait Greenland, ditambah dengan hasil panen di Jepang sebelumnya, menjadi kombinasi negatif untuk pasar saham.

Tekanan penjualan juga merembet ke saham - saham pertumbuhan, termasuk sektor semikonduktor. Pelemahan saham teknologi besar di AS dan kekhawatiran terhadap kenaikan imbal hasil membuat investor mengurangi posisi di saham yang biasanya bergerak agresif saat pasar berubah arah.

Saham - saham siklikal seperti perbankan, otomotif, dan mesin juga ikut melemah. Investor cenderung menahan diri karena volatilitas obligasi meningkatkan pembiayaan pendanaan dan prospek pertumbuhan.

Di level emiten, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. menjadi kontributor terbesar penurunan Topix setelah turun 2,6%. Dari total 1.664 saham dalam indeks, hanya 129 yang naik, sementara 1.499 turun dan 36 tidak berubah menunjukkan dominasi tekanan jual di pasar. (asd) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS