
Saham - saham Jepang melemah pada pagi hari karena sentimen investor masih rapuh. Pasar terseret kekhawatiran baru setelah Donald Trump mengancam tarif terhadap sekutu Eropa, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tetap bergejolak dan membuat investor semakin hati-hati.
Indeks Topix turun 1,3% menjadi 3.580,19 pada 09:12 waktu Tokyo. Sementara Nikkei 225 turun 1,2% menjadi 52.339,27, menandakan tekanan penjualan terjadi cukup merata sejak pembukaan.
Menurut Kazunori Tatebe, kepala strategi di Daiwa Asset Management, saham-saham siklikal dan "high-beta" berpotensi paling rentan karena sangat sensitif terhadap arah indeks. Ia menilai ketegangan dagang AS “ Eropa terkait Greenland, ditambah dengan hasil panen di Jepang sebelumnya, menjadi kombinasi negatif untuk pasar saham.
Tekanan penjualan juga merembet ke saham - saham pertumbuhan, termasuk sektor semikonduktor. Pelemahan saham teknologi besar di AS dan kekhawatiran terhadap kenaikan imbal hasil membuat investor mengurangi posisi di saham yang biasanya bergerak agresif saat pasar berubah arah.
Saham - saham siklikal seperti perbankan, otomotif, dan mesin juga ikut melemah. Investor cenderung menahan diri karena volatilitas obligasi meningkatkan pembiayaan pendanaan dan prospek pertumbuhan.
Di level emiten, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. menjadi kontributor terbesar penurunan Topix setelah turun 2,6%. Dari total 1.664 saham dalam indeks, hanya 129 yang naik, sementara 1.499 turun dan 36 tidak berubah menunjukkan dominasi tekanan jual di pasar. (asd) [sma]
Source : Newsmaker.id
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham...
Saham Jepang dibuka melemah pada perdagangan Selasa, seiring pasar masih dibayangi ketidakpastian hubungan dagang AS “ Eropa yang memanas akibat isu Greenland. Sentimen risk-off membuat investor leb...
Bursa saham Jepang melemah setelah sebelumnya sempat naik tajam dalam beberapa sesi terakhir. Koreksi ini muncul ketika pelaku pasar mulai mengunci profit, sementara perhatian investor beralih ke deta...
Bursa saham Jepang menguat pada awal perdagangan, didorong pelemahan yen dan sinyal ekonomi Amerika Serikat yang masih solid. Kondisi ini meningkatkan minat beli pada saham-saham berorientasi ekspor d...
Saham Jepang ditutup melemah pada Kamis (8/1) setelah data terbaru menunjukkan upah riil turun pada November 2025 dengan laju tercepat sejak Januari, terutama akibat anjloknya pembayaran bonus satu ka...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...