Wednesday, 08 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
EUR/USD tertekan karena USD menguat di tengah data yang tidak merata
Saturday, 22 November 2025 03:54 WIB | EUROPE

EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Reserve (Fed). Pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1504, turun 0,20%, setelah mencapai level terendah dua minggu di 1,1491. Euro melemah 0,20% karena sentimen AS yang lemah kontras dengan PMI yang menguat, pasar meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga di bulan DesemberData di AS beragam, namun perekonomian menunjukkan tanda-tanda ketahanan. PMI Manufaktur dan Jasa Global S&P beragam...

Emas Pangkas Kerugian
Saturday, 22 November 2025 02:17 WIB | GOLD

Emas memangkas kerugian menjadi sekitar 4.080 dolar AS per ons pada hari Jumat, tetapi tetap berada di jalur penurunan mingguan karena pasar mencerna data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat, sinyal dovish bank sentral, dan imbal hasil AS yang lebih rendah. Laporan Departemen Tenaga Kerja yang tertunda menunjukkan angka penggajian non-pertanian naik sebesar 119 ribu pada bulan September dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,4%, yang awalnya mengurangi kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed segera dan mendorong dolar lebih tinggi. Risalah rapat The Fed bulan Oktober menunjukkan...

Perak Melemah Lagi di Tengah Ekspektasi Federal Reserve
Friday, 21 November 2025 23:37 WIB | SILVER

Perak merosot di bawah $50 per ons pada hari Jumat, melemah untuk sesi kedua berturut-turut di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menahan diri untuk tidak memangkas suku bunga pada bulan Desember seiring para pembuat kebijakan menghadapi ketidakpastian ekonomi. Laporan penggajian non-pertanian AS yang tertunda yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan sinyal yang beragam, dengan pertumbuhan lapangan kerja meningkat pada bulan September, tetapi tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%, tertinggi dalam empat tahun. Laporan ini akan menjadi data pasar tenaga kerja final menjelang...

Dolar Masih Perkasa, Meski Sedikit Terkoreksi
Friday, 21 November 2025 23:25 WIB | DOLLAR

Dolar AS malam ini masih bertahan di level tinggi setelah mencatat penguatan tajam sepanjang pekan, meski mulai sedikit terkoreksi di tengah gejolak pasar saham global. Indeks Dolar AS sempat menyentuh hampir enam bulan tertinggi sebelum bergerak di kisaran sekitar 100,3 pada perdagangan Jumat, menandai penguatan sekitar 0,9% dalam lima sesi terakhir. Dolar sedikit melemah terhadap yen setelah pejabat Jepang kembali melayangkan peringatan soal kemungkinan intervensi, sehingga USD/JPY turun tipis ke area 157-an, namun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya dolar masih cenderung...

Emas rebound seiring sinyal baru The Fed
Friday, 21 November 2025 23:17 WIB |

Emas (XAU/USD) memangkas sebagian penurunan intraday-nya pada hari Jumat setelah komentar baru dari pejabat Federal Reserve (Fed) menghidupkan kembali ekspektasi penurunan suku bunga jangka pendek. Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan ia masih melihat ruang untuk penurunan suku bunga jangka pendek, membantu logam mulia pulih dari penurunan sebelumnya. Saat artikel ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di kisaran $4.067, setelah memantul dari level terendah intraday di dekat $4.022, meskipun masih rentan karena logam mulia terus berfluktuasi dalam kisaran yang ditetapkan awal...