
Bursa saham Jepang melemah setelah sebelumnya sempat naik tajam dalam beberapa sesi terakhir. Koreksi ini muncul ketika pelaku pasar mulai mengunci profit, sementara perhatian investor beralih ke detail pemilu yang dinilai bakal menentukan arah kebijakan ekonomi Jepang.
Indeks Nikkei Stock Average turun 0,7% ke level 53.535,91. Penurunan ini terutama diseret oleh saham sektor otomotif dan elektronik yang kompak melemah, menandakan tekanan terbesar datang dari saham-saham berkapitalisasi besar.
Di sektor otomotif, Toyota Motor tercatat turun 2,1%. Sementara dari kelompok elektronik, Olympus melemah 2,5%. Dua sektor ini memang sensitif terhadap sentimen global dan nilai tukar, jadi ketika pasar mulai defensif, sahamnya biasanya cepat ikut goyah.
Dari sisi mata uang, USD/JPY berada di 157,77, turun dari 158,38 pada penutupan pasar Tokyo hari Jumat. Pergerakan yen yang menguat tipis seperti ini sering bikin saham eksportir agak tertekan, karena keuntungan dalam yen bisa terlihat "lebih kecil" saat kurs berubah.
Investor kini fokus memantau detail pemilu dan arah strategi ekonomi PM Sanae Takaichi, terutama soal rencana menguatkan pertumbuhan dan membangun kepercayaan publik. Ketidakpastian kebijakan pasca-pemilu bikin pasar cenderung menahan diri dulu.
Ke depan, sentimen Nikkei bakal sangat tergantung dua hal : seberapa jelas peta hasil pemilu dan seberapa "meyakinkan" paket kebijakan ekonomi yang akan dibawa pemerintah. Kalau arah kebijakan terasa pro-pertumbuhan dan stabil, potensi rebound tetap ada tapi kalau detailnya kabur, volatilitas bisa lanjut. (asd) [sma]
Source : Newsmaker.id
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham...
Saham - saham Jepang melemah pada pagi hari karena sentimen investor masih rapuh. Pasar terseret kekhawatiran baru setelah Donald Trump mengancam tarif terhadap sekutu Eropa, sementara imbal hasil obl...
Saham Jepang dibuka melemah pada perdagangan Selasa, seiring pasar masih dibayangi ketidakpastian hubungan dagang AS “ Eropa yang memanas akibat isu Greenland. Sentimen risk-off membuat investor leb...
Bursa saham Jepang menguat pada awal perdagangan, didorong pelemahan yen dan sinyal ekonomi Amerika Serikat yang masih solid. Kondisi ini meningkatkan minat beli pada saham-saham berorientasi ekspor d...
Saham Jepang ditutup melemah pada Kamis (8/1) setelah data terbaru menunjukkan upah riil turun pada November 2025 dengan laju tercepat sejak Januari, terutama akibat anjloknya pembayaran bonus satu ka...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...