Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Upah Riil Jepang Tertekan, Indeks Nikkei Terkoreksi
Thursday, 8 January 2026 15:12 WIB | NIKKEI |Nikkei 225

Saham Jepang ditutup melemah pada Kamis (8/1) setelah data terbaru menunjukkan upah riil turun pada November 2025 dengan laju tercepat sejak Januari, terutama akibat anjloknya pembayaran bonus satu kali. Sentimen pasar ikut tertekan karena pelemahan upah mempertegas tantangan rumah tangga di tengah tekanan harga yang masih tinggi.

Indeks Nikkei 225 turun 1,6% atau 844,72 poin ke level 51.117,26. Data upah ini memperlihatkan inflasi masih cenderung melampaui pertumbuhan pendapatan, sehingga menambah kompleksitas bagi Bank of Japan yang berencana melanjutkan normalisasi kebijakan dan membuka ruang kenaikan suku bunga tahun ini.

Menurut data Kementerian Tenaga Kerja, upah riil yang disesuaikan inflasi turun 2,8% secara tahunan pada November 2025”setara dengan penurunan pada Januari dan menjadi hasil terburuk sejak September 2023. Pelemahan ini menegaskan daya beli masih tergerus meski nominal pendapatan tidak sepenuhnya runtuh.

Di sisi lain, indikator konsumsi juga melemah. Indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 37,2 pada Desember dari 37,5 pada November, mencerminkan pandangan yang lebih hati-hati terhadap kondisi mata pencaharian, lapangan kerja, serta rencana pembelian barang tahan lama, meski ekspektasi kenaikan pendapatan tercatat sedikit membaik.

Pada sektor korporasi, Shin-Etsu Chemical ditutup turun 4% setelah mengumumkan rencana peluncuran teknologi berbasis laser untuk menyederhanakan proses pembuatan chip di bagian back-end, dengan pengiriman uji coba ditargetkan mulai 2027. Sementara itu, GNI Group naik 3,4% usai unitnya, Cullgen, menyampaikan kandidat obat pereda nyeri non-opioid CG001419 diproyeksikan masuk uji klinis Fase 2 pada kuartal II 2026, sekaligus memajukan program penyakit inflamasi baru menuju tahap studi yang mendukung pengajuan IND. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS