Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Jepang Rebound Seiring Laba Nvidia Meredakan Sektor Teknologi
Thursday, 20 November 2025 07:24 WIB | NIKKEI |Nikkei 225

Saham-saham Jepang menguat, pulih dari penurunan empat hari berturut-turut, seiring saham-saham terkait AI menguat menyusul proyeksi pendapatan yang optimis dari raksasa chip AS, Nvidia Corp.

Indeks saham unggulan Nikkei 225 menguat sebanyak 3,7%, tertinggi sejak 6 Oktober, menjadi 50.343,25, sementara indeks Topix yang lebih luas menguat sebanyak 2,3% menjadi 3.319,54 pada awal perdagangan di Tokyo. Saham-saham teknologi memimpin penguatan, dengan SoftBank Group Corp. melonjak sebanyak 9,1% dan produsen peralatan chip, Tokyo Electron Ltd. dan Ibiden Co Ltd. menguat lebih dari 7%.

Penguatan di Jepang terjadi setelah saham Nvidia naik lebih dari 4% pasca-pasar menyusul pengumuman perusahaan tentang proyeksi pendapatan yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal Januari. Baca: Prakiraan Optimis Nvidia Meredakan Kekhawatiran Gelembung Pengeluaran AI

"Hasil Nvidia hampir sempurna, dan telah diterima dengan baik oleh investor," kata Takashi Ito, ahli strategi senior di Nomura Securities Co. Pendapatan tersebut seharusnya memicu rebound yang kuat di saham-saham Jepang, katanya.

Saham teknologi telah menjadi salah satu penghambat terbesar bagi ekuitas Jepang minggu ini, di tengah penurunan global karena kekhawatiran valuasi mereka yang terlalu tinggi. Hasil Nvidia meyakinkan investor bahwa "laju pengeluaran AI bukanlah masalah, untuk saat ini," kata Ito.

Namun, risiko masih membayangi ekuitas Jepang menjelang pengumuman paket stimulus ekonomi Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang diperkirakan akan dirilis pada hari Jumat. Imbal hasil obligasi pemerintah telah naik ke level tertinggi dalam beberapa dekade, dengan yen melanjutkan penurunannya ke kisaran 157 terhadap dolar semalam.

"Meningkatnya kekhawatiran terhadap rencana belanja Jepang di bawah rezim Takaichi seharusnya membuat investor tetap waspada," ujar Amir Anvarzadeh, ahli strategi ekuitas Jepang di Asymmetric Advisors Pte. Perselisihan Tokyo dengan Beijing yang sedang berlangsung merupakan risiko penurunan lain yang perlu diwaspadai, ujarnya. (az)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS