Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nikkei Melemah Usai Reli Lima Hari Pasca Negosiasi Dagang AS-Jepang
Tuesday, 1 July 2025 14:34 WIB | NIKKEI |Saham JepangIndeks Nikkei

Indeks saham Nikkei Jepang ditutup melemah 1,24% ke 39.986,33 pada Selasa (1/7), menghentikan reli lima hari berturut-turut yang sebelumnya membawa indeks ke level tertinggi sejak pertengahan Juli.

Penurunan ini dipicu oleh aksi jual investor yang dipengaruhi ketidakpastian negosiasi perdagangan antara Jepang dan Amerika Serikat. Indeks Topix yang lebih luas juga terkoreksi 0,73% ke 2.832,07.

Menurut Hiroyuki Ueno, Kepala Strategi di Sumitomo Mitsui Trust Asset Management, pasar sebelumnya sempat "overheated" akibat kombinasi sentimen positif dari reli Wall Street, pembagian dividen setelah RUPS perusahaan-perusahaan besar Jepang, dan program pembelian kembali saham oleh emiten.

Tercatat, Nikkei mencatat kenaikan 6,6% pada bulan Juni, tertinggi sejak Februari 2024, dengan lonjakan 5,5% terjadi hanya dalam lima sesi terakhir bulan tersebut. Namun, indikator RSI (Relative Strength Index) turun ke 66,6 pada Selasa, dari sebelumnya 74,5, menunjukkan pasar mulai keluar dari kondisi jenuh beli.

Ketegangan dagang kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kekecewaannya terhadap lambatnya kemajuan pembicaraan dagang dengan Jepang. Menambah tekanan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa tarif impor bisa kembali dinaikkan secara tajam jika kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat 9 Juli.

Saham Fast Retailing (pemilik merek Uniqlo) memimpin penurunan dengan koreksi 4,16%, disusul oleh Tokyo Electron yang turun 2,2%. Di sisi lain, saham Tokyo Electric Power Holdings justru melonjak 9,98%, menjadi penguat terbesar di indeks Nikkei.

Sumber: AFP

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS