Friday, 30 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Jepang Turun Seiring Penguatan Yen, Ancaman Tarif Trump Membebani
Tuesday, 1 July 2025 09:06 WIB | NIKKEI |Nikkei 225Saham Jepang indeks Topix

Saham Jepang merosot, mengakhiri kenaikan lima hari berturut-turut, karena yen yang lebih kuat membebani eksportir dan komentar baru dari Donald Trump mengaburkan ekspektasi untuk kemajuan dalam negosiasi tarif AS-Jepang.

Indeks Topix turun 0,8% menjadi 2.830,16 pada pukul 10:37 waktu Tokyo

Nikkei turun 1,1% menjadi 40.035,03

Dari 1.681 saham di Topix, 433 naik dan 1.191 turun, sementara 57 tidak berubah.

Yen naik sebanyak 0,4% terhadap dolar pada Selasa pagi, mempertahankan kenaikannya setelah data sentimen bisnis yang lebih baik dari perkiraan. Itu menekan eksportir berkapitalisasi besar dan menyeret Nikkei turun. Toyota, Sony, Nintendo dan Tokyo Electron termasuk di antara kontributor terbesar kerugian di Topix.

"Tankan melampaui ekspektasi, mendorong yen dan menekan harga saham," kata Kazuhiro Sasaki, kepala penelitian di Phillip Securities Japan. "spekulasi pada pemotongan suku bunga di AS juga melemahkan dolar, dan ada kemungkinan besar yen akan menguat lebih lanjut, yang akan menjadi berita buruk bagi saham."

"Tarif juga mengkhawatirkan, tetapi saya pikir nilai tukar adalah faktor utama yang membebani Nikkei hari ini," tambahnya.

Setelah harapan akan kesepakatan perdagangan AS telah memicu reli saham selama lima hari, ancaman terbaru Donald Trump untuk mengenakan tarif baru pada Jepang pada Selasa pagi memecah suasana optimis.

Saham Jepang kemungkinan akan "goyah" setelah komentar Trump, yang "mengingatkan pada ledakan dengan Kanada minggu lalu," tulis Andrew Jackson, kepala strategi ekuitas Jepang di Ortus Advisors, dalam sebuah catatan.

Sebagian besar investor fokus pada rencana pungutan sebesar 25% Washington atas impor mobil, yang coba diturunkan Jepang melalui pembicaraan perdagangan yang sedang berlangsung. Saham otomotif Jepang kemungkinan akan tetap "tertekan" hingga kesepakatan tercapai, kata Jackson. Suzuki Motor termasuk di antara saham dengan kinerja terburuk di Nikkei pada hari Selasa, dengan penurunan hingga 2,9%.

Produsen penanak nasi Zojirushi merupakan pengecualian, dengan kenaikan hingga 22%, tertinggi dalam sepuluh tahun, setelah mengumumkan pembelian kembali saham dan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.(mrv)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Nikkei Hijau, Tapi Pasar Jepang Masih "Tarik Ulur"...
Thursday, 29 January 2026 10:17 WIB

Indeks Nikkei 225 naik 0,6% ke 53.698,24 pada perdagangan terbaru. Kenaikan ditopang saham sektor keuangan dan elektronik, yang berhasil menahan tekanan dari pelemahan saham ritel dan sebagian teknolo...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi...
Thursday, 22 January 2026 14:29 WIB

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham...

Nikkei Tersungkur! Jepang Kena Efek Tarif & Hasil Gejolak...
Wednesday, 21 January 2026 09:36 WIB

Saham - saham Jepang melemah pada pagi hari karena sentimen investor masih rapuh. Pasar terseret kekhawatiran baru setelah Donald Trump mengancam tarif terhadap sekutu Eropa, sementara imbal hasil obl...

Nikkei Tergelincir 1,3%, Toyota & Panasonic Menekan Bursa Jepang...
Tuesday, 20 January 2026 11:10 WIB

Saham Jepang dibuka melemah pada perdagangan Selasa, seiring pasar masih dibayangi ketidakpastian hubungan dagang AS “ Eropa yang memanas akibat isu Greenland. Sentimen risk-off membuat investor leb...

Nikkei Mendadak Turun! Naik lagi Kapan?...
Monday, 19 January 2026 10:01 WIB

Bursa saham Jepang melemah setelah sebelumnya sempat naik tajam dalam beberapa sesi terakhir. Koreksi ini muncul ketika pelaku pasar mulai mengunci profit, sementara perhatian investor beralih ke deta...

LATEST NEWS
Emas Tembus $5.500, Pasar "Kabur" dari Dolar & Obligasi

Harga emas kembali bikin heboh setelah melonjak ke rekor baru di atas $5.500 per ons, memperpanjang reli yang sudah super kencang sepanjang awal tahun. Di sesi Asia, emas sempat mencetak puncak baru sebelum bergerak lebih rendah; pukul 08.02 di...

Minyak Naik 3 Hari, Trump "Ngegas" ke Iran Pasar Takut Hormuz Terganggu

Harga minyak naik untuk hari ketiga setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer. Pernyataan ini kembali memanaskan ketegangan di Timur Tengah dan menghidupkan...

Indeks Hang Seng Dibuka Lebih Rendah, Saham Zijin Mining Sedikit Naik

Saham Hong Kong memulai hari dengan lebih lemah, dengan Indeks Hang Seng turun 199 poin, atau 0,72 persen, menjadi 27.627. Pasar yang lebih luas juga berada di bawah tekanan, karena Indeks Perusahaan China turun 60 poin, atau 0,63 persen, menjadi...

POPULAR NEWS