Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nikkei Jepang Naik Karena Saham Terkait Iphone Melonjak
Monday, 14 April 2025 09:52 WIB | NIKKEI |Nikkei 225

Rata-rata saham Nikkei Jepang naik pada hari Senin (14/4), dipimpin oleh saham terkait iPhone setelah Amerika Serikat mengecualikan ponsel pintar dan barang elektronik lainnya dari tarif tinggi.

Hingga pukul 02.18 GMT, Nikkei naik 1,5% menjadi 34.086,16, setelah naik sebanyak 2,22% di awal sesi.

Topix yang lebih luas naik 1,45% menjadi 2.502,86.

"Pasar masih terpengaruh oleh berbagai berita utama," kata Yugo Tsuboi, kepala strategi di Daiwa Securities.

"Dan tidak ada satu pun yang cukup baik untuk mendorong investor mengambil posisi mereka dengan percaya diri."

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberikan pengecualian dari tarif tinggi pada ponsel pintar, komputer, dan beberapa barang elektronik lainnya yang sebagian besar diimpor dari Tiongkok, memberikan keringanan besar bagi perusahaan teknologi seperti Apple (NASDAQ:AAPL) yang bergantung pada produk impor.

Namun, baik Trump maupun Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan selama akhir pekan bahwa barang-barang ini akan dikenakan tarif terpisah, bersama dengan semikonduktor, yang mungkin akan diberlakukan dalam waktu sekitar satu bulan.

Trump telah mengumumkan tarif timbal balik yang besar pada puluhan negara pada tanggal 2 April, yang memicu kejatuhan pasar, tetapi membalikkannya dengan pembekuan selama 90 hari segera setelah tarif tersebut mulai berlaku.

Bea masuk menyeluruh sebesar 10% pada hampir semua impor AS masih berlaku.

Nikkei telah turun 4,23% sejak apa yang disebut Trump sebagai "Hari Pembebasan", setelah membukukan perubahan besar minggu lalu. Pergerakan tiba-tiba tersebut menggarisbawahi kecemasan investor saat mereka mencoba mengukur dampak dari kebijakan perdagangan AS.

Namun, saham smartphone dan saham terkait chip naik pada hari Senin. Murata Manufacturing, yang memasok komponen untuk iPhone, naik 1,43%, dan pembuat suku cadang elektronik TDK (OTC:TTDKY) melonjak 5,2%. Produsen peralatan pengujian chip Advantest naik 3,84%. Dari lebih dari 1.600 saham yang diperdagangkan di pasar utama Bursa Efek Tokyo, 89% naik dan 9% turun, dengan 1% tetap.(Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS