
Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...
Harga emas naik pada awal sesi Eropa hari Selasa (21/1), setelah pelantikan Presiden Donald Trump hari Senin dan pernyataannya untuk menaikan pajak pada Meksiko dan Kanada awal bulan depan. Meskipun Donald Trump menahan diri untuk tidak langsung memukul China dengan pungutan impor. Trump telah mengusulkan tarif hingga 10% untuk impor global, 60% untuk barang-barang China, dan biaya tambahan impor sebesar 25% untuk produk-produk Kanada dan Meksiko. Sumber: Newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) Naik tipis pada hari selasa (21/1). Meskipun ada kekhawatiran tarif, khususnya setelah pelantikan Presiden Trump berindikasi meningkatkan premi untuk perak berjangka karena para pedagang sudah bersiap untuk potensi gangguan. Namun demikian, dari hasil laporan bahwa Trump menunda tarif baru sebagai tekanan dan mengurangi premi harga perak sehingga memberikan dampak positif terhadap perak. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas naik pada awal sesi Asia hari Selasa (21/1), setelah pelantikan Presiden Donald Trump hari Senin dan pernyataannya untuk menahan diri untuk tidak mengenakan tarif perdagangan besar-besaran terhadap Tiongkok dan negara-negara lain pada hari pertamanya menjabat, yang mana membuat dolar AS melemah. Kekhawatiran atas perang dagang besar-besaran sedikit mereda, dengan Trump malah memerintahkan pemerintahannya untuk menangani praktik perdagangan yang tidak adil secara global dan menyelidiki apakah Beijing telah mematuhi kesepakatan yang ditandatangani selama masa jabatan...
Harga Perak mulai bergerak naik di awal sesi Eropa hari Senin (20/1), hal ini didorong oleh faktor Dolar AS (USD) yang menarik penjual baru dan mengikis sebagian besar pergerakan positif hari Jumat di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga dua kali tahun ini. Sementara itu, pada saat ini para investor mungkin juga menahan diri untuk tidak menggunakan taktik agresif dan memilih untuk menunggu pidato pelantikan Trump. Saat berita ini rilis, Emas terjadi di level $30.380 Sumber : Newsmaker.id
Risiko emas tampak condong ke arah positif menjelang pelantikan Trump, karena investor bersiap menghadapi perubahan kebijakan yang dapat berdampak pada ekonomi, kata ahli strategi riset Pepperstone. Perintah eksekutif Trump kemungkinan akan menentukan arah emas dalam beberapa minggu mendatang, tambahnya. Emas sudah naik 3% YTD, di atas $2.700, di tengah ketidakpastian politik dan perdagangan. Jika Trump memberlakukan tarif yang mengganggu arus perdagangan dan meningkatkan volatilitas ekonomi, peran emas sebagai aset safe haven akan diperkuat. Sumber: Newsmaker.id