Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Risalah Rapat Suku Bunga Diskonto Fed Bisnis Bersiap Untuk Pengurangan Staf Jika Biaya Naik
Wednesday, 4 June 2025 05:00 WIB | FISCAL & MONETARY |ECONOMIC

Risalah rapat suku bunga diskonto Federal Reserve (Fed) dari tanggal 7, 28 April, dan 8 Mei mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan semakin tidak nyaman dengan dampak ekonomi yang akan datang, sebagian besar dari kebijakan perdagangan AS. Meskipun kondisi ekonomi secara keseluruhan stabil, ketidakpastian tarif terus membebani operator bisnis, yang sedang mempersiapkan rencana cadangan dan memperlambat laju investasi dan pengeluaran mereka.

Sorotan utama

Secara keseluruhan, direktur Bank Sentral mencatat ketidakpastian yang cukup besar tentang prospek tersebut.

Meskipun sebagian besar direktur menggambarkan kondisi ekonomi terkini secara umum stabil, mereka juga menyatakan kekhawatiran tentang potensi dampak perdagangan yang terus berkembang dan kebijakan lainnya terhadap aktivitas ekonomi, harga, dan lapangan kerja.

Mengingat ketidakpastian yang meningkat, banyak direktur mengamati konsumen dan bisnis menjadi lebih berhati-hati tentang pengeluaran dan rencana masa depan mereka.

Beberapa direktur mengomentari tekanan harga yang diharapkan terkait dengan tarif, termasuk harga yang lebih tinggi bagi konsumen.

Kondisi pasar tenaga kerja tetap sehat, dengan beberapa direktur mencatat pergantian karyawan yang rendah dan PHK yang terbatas.

Beberapa direktur mengatakan bisnis di distrik mereka telah mengindikasikan pengurangan staf di masa mendatang mungkin diperlukan untuk menyerap biaya yang terkait dengan tarif dan pengurangan pendanaan pemerintah di sektor tertentu.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Menurut Steven Miran Suku Bunga Tahun 2026 Masih Bisa Turun Sebesar 150 Bps...
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi...
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan...
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...

Barkin: Ekonomi AS di Titik Rapuh, Data Jadi Penentu...
Tuesday, 6 January 2026 20:26 WIB

Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...

Rapat Desember Tak Sejalan, Risalah Fed Picu Spekulasi Pasar...
Wednesday, 31 December 2025 02:12 WIB

Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS