
Iran memperingatkan respons keras terhadap ancaman serangan baru dari Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan siap mendukung serangan terhadap Iran jika negeri itu membangun kembali program nuklir atau rudalnya. Iran mengatakan akan memberikan balasan "berat" jika diserang lagi.
President Trump juga mengeluarkan peringatan keras kepada Iran dan Hamas setelah pertemuannya dengan PM Israel Benjamin Netanyahu, menandakan dukungan kuat AS terhadap langkah militer jika Iran terus memicu konflik.
Kekhawatiran Israel
Israel kini waspada terhadap kemungkinan serangan dari Iran dan siap dengan langkah taktis jika terjadi serangan mendadak.
Militer Israel dilaporkan sedang melakukan persiapan untuk kemungkinan ˜perang kejutan' dengan Iran di tengah ketegangan politik dan demonstrasi di Iran.
Situasi Dalam Negeri Iran
Di Iran sendiri, protes terus meningkat karena krisis ekonomi yang diperburuk oleh konflik, termasuk inflasi tinggi, melemahnya mata uang, dan tekanan sanksi.
Iran juga menghadapi krisis ekonomi tajam, dengan rial jatuh tajam dan standar hidup menurun drastis, memicu kemarahan publik dan ketidakstabilan politik yang lebih luas.
Walaupun perang besar langsung antara Iran dan Israel belum kembali meletus sejak 2025, hubungan kedua negara tetap sangat tegang. Ancaman militer, retorika keras, dan potensi serangan lanjutan dari kedua sisi terus menjadi fokus pengawasan internasional.
Berikut dampak konflik Iran Dan Israel terbaru ke ekonomi dunia, nilai tukar dolar, dan harga emas secara ringkas dan jelas
Update Dampak Konflik Iran dan Israel ke Ekonomi & Pasar Dunia
The economic risks of Israel's Iran attack
Investors brace for oil price spike, rush to havens after US bombs Iran nuclear sites
Perang Israel-Iran Belum Signifikan Kerek Harga Emas
Melawan Sejarah: Harga Emas Tumbang di Tengah Perang Israel vs Iran
Konflik Iran-Israel dan Dampak yang Mungkin Terjadi pada Pasar
1. Harga Minyak Naik & Inflasi Global
Ketegangan konflik di Timur Tengah selalu berdampak besar pada pasokan minyak global, karena wilayah tersebut adalah pusat produksi dan jalur ekspor minyak dunia. Ancaman terhadap Selat Hormuz (jalur ekspor utama minyak) bisa mendorong harga minyak melonjak tajam, yang pada gilirannya menaikkan biaya energi global dan memicu tekanan inflasi di banyak negara.
Kenaikan harga minyak juga bisa menekan pertumbuhan ekonomi negara importir energi, karena biaya produksi dan transportasi meningkat.
2. Dolar AS & Aset Safe-Haven
Saat konflik meningkat atau risiko geopolitik naik, investor sering melakukan flight to safety (alih aset ke yang dianggap lebih aman)
Dolar AS sering menguat dalam jangka pendek karena dianggap aset aman saat ketidakpastian global tinggi.
Reuters
Ini juga bisa membuat mata uang negara berkembang seperti rupiah melemah jika investor global tarik modal dari aset yang dianggap berisiko.
Namun, dampaknya tidak selalu besar atau permanen tergantung pada apakah konflik mereda atau benar-benar melebar.
3. Emas: Peran Aset Aman yang Beragam
Emas secara tradisional naik saat ketegangan geopolitik meningkat karena investor mencari aset yang aman saat pasar saham dan risiko naik. Beberapa reaksi pasar menunjukkan emas bisa meningkat, terutama saat risiko konflik tinggi.
Tapi dalam beberapa fase konflik sebenarnya harga emas tidak langsung melonjak tajam atau stabil di level tinggi, karena investor bisa fokus dulu ke faktor lain seperti suku bunga, nilai dolar, atau kondisi ekonomi global secara keseluruhan.
4. Dampak pada Ekonomi Global & Pasar
Harga minyak tinggi tekanan inflasi: Ini bisa membuat biaya barang dan transportasi naik di seluruh dunia.
Pasar saham bisa turun sementara karena investor gelisah akan ketidakpastian.
Negara pengimpor energi bisa semakin tertekan: seperti Indonesia dan banyak negara lain yang bergantung pada minyak impor.
Konflik memperbesar risiko energi global, terutama soal minyak.
Middle East Monitor
Dolar sering menguat sebagai "safe haven", tapi dampaknya bisa berfluktuasi tergantung berita terbaru.
Emas biasanya naik tajam saat ketidakpastian tinggi, tapi tidak selalu konsisten.
Inflasi global dan nilai tukar mata uang dapat tertekan jika konflik menyebar luas.(cay)
Sumber: Newsmaker.id
Pasar global di tahun 2026 diperkirakan masih bergerak penuh ketidakpastian, dengan fokus utama pada arah suku bunga dan kondisi ekonomi dunia. Bank sentral besar seperti The Fed, ECB, dan BoE diperki...
Klaim pengangguran awal (initial jobless claims) di AS turun 16.000 menjadi 199.000 untuk pekan yang berakhir 27 Desember. Periode ini biasanya cukup "liar" karena musim liburan, tapi angka kali ini t...
Ketegangan geopolitik di Amerika Latin kembali meningkat, terutama terkait Venezuela dan tekanan kebijakan Amerika Serikat. Situasi ini mendorong negara-negara BRICS untuk mengambil langkah hati-hati ...
Kremlin mengatakan pada hari Senin bahwa Ukraina harus menarik pasukannya dari bagian Donbas yang masih dikuasainya jika menginginkan perdamaian, dan jika Kyiv tidak mencapai kesepakatan maka mereka a...
Ketegangan antara Iran dan Israel kembali memuncak setelah serangkaian eskalasi militer yang melibatkan serangan udara dan balasan rudal. Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara formal menyatakan negar...
Pasar global di tahun 2026 diperkirakan masih bergerak penuh ketidakpastian, dengan fokus utama pada arah suku bunga dan kondisi ekonomi dunia. Bank sentral besar seperti The Fed, ECB, dan BoE diperkirakan mulai lebih longgar setelah tekanan...
Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sentimen pasar yang positif dan harapan yang tinggi...
Pasar ekuitas Eropa memperpanjang reli mereka pada hari perdagangan pertama tahun 2026, dengan indeks acuan mencapai rekor tertinggi baru meskipun likuiditas tipis setelah liburan Tahun Baru. Kenaikan dipimpin oleh saham-saham sektor pertahanan,...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang...
Saham-saham Eropa menguat pada hari Selasa (30/12), memperpanjang kenaikan hingga mencapai rekor tertinggi baru.
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup...
Saham AS mempertahankan momentum yang datar pada hari Selasa, siap menutup tahun relatif dekat dengan rekor tertinggi terbaru, karena pasar menilai...
Saham sedikit berubah pada hari Rabu (31/12) saat Wall Street bersiap untuk menutup tahun yang luar biasa bagi ekuitas.
Saham AS mengalami...