Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump: AS Serang Dermaga Pemuatan Narkoba di Venezuela
Tuesday, 30 December 2025 06:18 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Presiden Donald Trump mengatakan AS menyerang sebuah fasilitas di dalam Venezuela, yang akan menjadi peningkatan signifikan dalam kampanyenya melawan dugaan operasi perdagangan narkoba di sana.

"Terjadi ledakan besar di area dermaga tempat mereka memuat kapal-kapal dengan narkoba," kata Trump kepada wartawan pada hari Senin, membenarkan komentar dari pekan lalu.

Pernyataan Trump tentang serangan di dalam Venezuela akan menandai pertama kalinya AS mengumumkan serangan darat di negara tersebut. Pemerintahan AS telah meningkatkan tekanan pada pemerintah Nicolas Maduro dengan mengebom kapal-kapal di wilayah tersebut dan menerapkan blokade untuk mengganggu ekspor minyak negara itu.

Pemerintah Venezuela tidak menanggapi permintaan komentar atas pernyataan Trump pada hari Senin - hal yang tidak biasa dibandingkan dengan tanggapan mereka yang lebih vokal dan menantang terhadap intervensi AS di Karibia dalam beberapa bulan terakhir.

Trump mengatakan dia telah berbicara dengan Maduro "baru-baru ini," tetapi menganggap percakapan itu tidak produktif.

"Tidak banyak yang dihasilkan dari percakapan telepon itu," katanya.

Pentagon mengarahkan permintaan konfirmasi serangan itu ke Gedung Putih. Gedung Putih sebelumnya pada hari Senin tidak menanggapi permintaan komentar tentang pernyataan Trump dalam sebuah wawancara pekan lalu, di mana ia pertama kali mengungkapkan serangan tersebut.

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara radio pada hari Jumat bahwa AS telah menyerang sebuah target sehari sebelum Natal.

"Mereka memiliki pabrik besar, atau fasilitas besar tempat kapal-kapal itu berasal. Dua malam yang lalu, kami menghancurkannya. Jadi kami menyerang mereka dengan sangat keras," katanya dalam wawancara tersebut.

Trump telah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa ia siap untuk memperluas kampanye militer dengan menyerang target di darat.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS