Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Bikin California Murka soal Pengeboran Laut
Friday, 21 November 2025 07:37 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana besar untuk memperluas izin pengeboran minyak dan gas lepas pantai di perairan Amerika, termasuk di depan pantai California. Padahal, pemerintah California sangat menolak pengeboran di sepanjang garis pantai mereka yang terkenal dan jadi ikon pariwisata. Rencana dari Departemen Dalam Negeri ini sejalan dengan agenda Trump soal "dominasi energi", yaitu mendorong produksi bahan bakar fosil dalam negeri. Nggak heran, Gubernur California Gavin Newsom langsung marah dan menyebut rencana ini berbahaya bagi ekonomi, lingkungan, dan warga pesisir California.

Dalam proposal tersebut, pemerintah mempertimbangkan 21 kali lelang izin pengeboran di lepas pantai Alaska, tujuh di Teluk Meksiko, dan enam di Samudra Pasifik di sepanjang pantai California. Rencana ini juga membuka peluang penyewaan wilayah di bagian timur Teluk Meksiko, yang selama ini dilindungi karena dipakai untuk latihan militer. Beberapa pejabat negara bagian seperti Florida menolak keras perubahan ini. Padahal, secara kontribusi, produksi dari wilayah Pasifik selama ini sangat kecil, hanya sekitar 0,1% dari produksi minyak AS, sementara sebagian besar produksi lepas pantai berasal dari Teluk Meksiko.

Rencana Trump ini juga akan mengganti jadwal lelang era Presiden Joe Biden, yang hanya mengizinkan tiga penjualan sewa di Teluk Meksiko. Menteri Dalam Negeri Doug Burgum membela rencana ini dengan alasan menjaga kekuatan industri energi lepas pantai dan lapangan kerja di Amerika. Di sisi lain, industri minyak dan gas menyambut positif, tapi kelompok lingkungan mengecam keras. Mereka khawatir perluasan pengeboran lepas pantai akan meningkatkan risiko tumpahan minyak besar-besaran, merusak pantai, merugikan pariwisata, dan mengancam ekosistem laut. Kelompok konservasi menyebut rancangan rencana ini sebagai "mimpi buruk tumpahan minyak" karena dinilai lebih memihak perusahaan minyak daripada melindungi lingkungan dan masyarakat pesisir. (az)

Sumber: Investing

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS