
Pasukan Israel mulai mundur dari beberapa wilayah Gaza pada hari Jumat(10/10) di bawah kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, dan beberapa penduduk kembali ke lingkungan yang hancur, merasa tidak yakin akan keselamatan mereka setelah dua tahun perang.
"Alhamdulillah rumah saya masih berdiri," kata Ismail Zayda, 40 tahun, di daerah Sheikh Radwan di Kota Gaza. "Tapi tempat ini hancur, rumah tetangga saya hancur, seluruh distrik telah hilang." "Apakah sudah berakhir? Mereka bilang sudah. ‹‹Mengapa tidak ada yang keluar dan memberi tahu kami apakah ada gencatan senjata dan kami bisa berhenti takut?"
Pemerintah Israel meratifikasi gencatan senjata dengan Hamas pada dini hari Jumat, membuka jalan bagi penarikan pasukan dan penangguhan penuh permusuhan di Gaza dalam waktu 24 jam. Para sandera Israel yang ditahan di sana akan dibebaskan dalam waktu 72 jam setelah itu, sebagai imbalan atas tahanan Palestina yang ditahan di Israel.
Tahap pertama inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang dua tahun di Gaza menyerukan pasukan Israel untuk mundur dari beberapa wilayah perkotaan utama Gaza, meskipun mereka masih akan menguasai sekitar setengah dari wilayah kantong tersebut.
Setelah perjanjian tersebut berlaku, truk-truk yang membawa makanan dan bantuan medis akan menyerbu Gaza untuk membantu warga sipil, yang ratusan ribu di antaranya telah berlindung di tenda-tenda setelah pasukan Israel menghancurkan rumah mereka dan meratakan seluruh kota menjadi debu.
PASUKAN ISRAEL MUNDUR DARI POSISI DI TENGAH, SELATAN
"Pemerintah baru saja menyetujui kerangka kerja untuk pembebasan semua sandera “ baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal," tulis akun X berbahasa Inggris milik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, beberapa pasukan Israel mundur dari wilayah timur dekat perbatasan, tetapi tembakan tank terdengar, menurut warga yang dihubungi Reuters.
Di kamp Nusseirat di pusat enklave, beberapa tentara Israel membongkar posisi mereka dan bergerak ke timur menuju perbatasan Israel, tetapi pasukan lainnya tetap berada di daerah tersebut setelah tembakan terdengar pada Jumat dini hari.
Pasukan Israel ditarik dari jalan di sepanjang pantai Mediterania menuju Kota Gaza, tempat ratusan orang berkumpul dengan harapan dapat kembali ke pusat kota utama enklave yang telah diserang Israel selama sebulan terakhir. Tembakan di dekatnya membuat banyak orang enggan bergerak, dan hanya sedikit yang mencoba menyeberang dengan berjalan kaki, kata penduduk. Petugas penyelamat di Kota Gaza memulai misi di daerah-daerah yang sebelumnya tidak dapat mereka jangkau. Petugas medis mengatakan setidaknya 10 jenazah telah ditemukan dari serangan sebelumnya.
"Begitu kami mendengar kabar gencatan senjata, kami sangat bahagia dan bersiap untuk kembali ke Kota Gaza, ke rumah kami. Tentu saja tidak ada rumah”rumah-rumah itu hancur," kata Mahdi Saqla, 40 tahun. "Tapi kami bahagia bisa kembali ke tempat asal kami, meskipun di atas reruntuhan. Itu juga merupakan kebahagiaan yang luar biasa. Selama dua tahun kami menderita, terusir dari satu tempat ke tempat lain."(alg)
Sumber: Reuters
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...
Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...
Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...
Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...