Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tarif Kayu Trump Segera Berlaku
Thursday, 9 October 2025 20:18 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Presiden Donald Trump mengumumkan tarif yang sangat tinggi untuk kayu dan produk kayu impor yang menurut pemerintahannya diperlukan untuk melindungi ekonomi AS dan mendorong manufaktur dalam negeri. Mulai 14 Oktober, kayu lunak akan dikenakan bea masuk sebesar 10%, sementara lemari dapur, meja rias kamar mandi, dan barang-barang kayu jadi lainnya akan dikenakan bea masuk sebesar 25% yang akan terus meningkat pada bulan Januari.

Pukulan terbesar akan menimpa Kanada, pemasok kayu terbesar AS, yang ekspor kayunya telah dikenakan bea masuk terpisah dengan total 35,19%. Kedua negara telah terlibat dalam perselisihan selama beberapa dekade atas klaim AS bahwa Kanada secara tidak adil mensubsidi industri kayunya dan menjual komoditas tersebut di bawah harga pasar.

Para pengembang dan pengecer perumahan AS memperingatkan bahwa biaya yang lebih tinggi dapat mendorong harga rumah dan biaya furnitur menjadi lebih tinggi karena pertikaian perdagangan atas produk kayu kembali memanas. Berikut hal-hal yang perlu diketahui.

Pada tanggal 29 September, Trump mengumumkan tarif 10% yang dimulai pada tanggal 14 Oktober untuk impor kayu lunak dan kayu gergajian, serta pungutan untuk lemari dapur, meja rias, dan produk kayu lainnya yang awalnya dimulai dari 25%. Pada bulan Januari, biaya untuk lemari dapur dan meja rias kamar mandi akan meningkat menjadi 50% dan untuk furnitur berlapis kain menjadi 30%.

Bea masuk tersebut menyusul penyelidikan Departemen Perdagangan yang diluncurkan pada bulan Maret mengenai dampak keamanan nasional dari impor kayu dan barang-barang terkait. Investigasi yang disebut Bagian 232 tersebut menetapkan bahwa "jumlah dan keadaan impor produk kayu saat ini melemahkan ekonomi kita," yang menyebabkan penutupan pabrik dan gangguan rantai pasokan, menurut pernyataan Gedung Putih.

Kelompok dagang yang mewakili industri Amerika, termasuk Koalisi Kayu AS dan Aliansi Kabinet Dapur Amerika, mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut akan meningkatkan manufaktur dalam negeri. Presiden sebelumnya telah memanfaatkan Pasal 232 untuk mengenakan tarif pada barang-barang lain, seperti baja dan aluminium, dan penyelidikan lainnya masih berlangsung.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS