Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Tak Perketat Sanksi Rusia Saat Tenggat Waktu Berlalu
Monday, 11 August 2025 17:08 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Presiden Trump telah melewati tenggat waktu bagi Rusia untuk mencapai kesepakatan damai dengan Ukraina tanpa adanya sanksi AS yang lebih ketat terhadap Moskow. Hal ini kemungkinan turut berkontribusi pada melemahnya harga minyak mentah baru-baru ini, dengan harga Brent diperdagangkan pada level terendah sejak awal Juni, menurut para ahli komoditas ING, Ewa Manthey dan Warren Patterson.

Spekulan bersikap bearish terhadap pasar minyak
"Pasar saat ini fokus pada pertemuan Trump dengan Presiden Putin pada hari Jumat - dan apakah ada kemajuan menuju kesepakatan damai. Namun dengan Rusia menuntut agar Ukraina menyerahkan wilayah yang diduduki untuk mengakhiri perang, sulit melihat solusi cepat. Kemungkinan Ukraina tidak akan setuju menyerahkan wilayahnya sendiri. Jika ada penurunan ketegangan, itu akan menghilangkan risiko sanksi dari pasar minyak. Ini kemungkinan akan menekan harga lebih rendah, mengingat fundamental yang bearish."

"Data posisi terbaru menunjukkan bahwa spekulan bersikap bearish terhadap pasar minyak, meskipun ada risiko sanksi dan tarif sekunder. Spekulan mengurangi posisi long bersih mereka di ICE Brent sebanyak 20.375 lot selama pekan pelaporan terakhir menjadi 240.977 lot hingga Selasa lalu. Penurunan ini didominasi oleh likuidasi posisi long. Sementara itu, tidak mengejutkan bahwa spekulan juga mengurangi posisi long bersih mereka di ICE Gasoil sebanyak 14.637 lot selama pekan tersebut menjadi 86.007 lot. Pasar ICE gasoil menunjukkan kelemahan baru-baru ini, dengan crack dan timespread yang mulai menurun."

"Jumlah rig minyak AS mengalami kenaikan mingguan pertama sejak April, bertambah satu menjadi 411 rig aktif minggu lalu, menurut data Baker Hughes. Aktivitas rig telah menurun signifikan dalam beberapa bulan terakhir akibat harga yang lemah dan prospek pasar yang bearish. Namun, stabilitas harga baru-baru ini membantu memperlambat penurunan jumlah rig." (azf)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS