Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perubahan Besar di Fed, Bukan Hanya Suku Bunga
Monday, 11 August 2025 15:18 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Apapun keputusan pada pertemuan Federal Reserve bulan September, hal itu akan tampak kecil dibandingkan kemungkinan perubahan besar-besaran terhadap struktur bank sentral AS, yang mencuat setelah penunjukan terbaru dari Donald Trump.

Presiden Trump menominasikan penasihat Gedung Putih, Stephen Miran, untuk sementara mengisi kursi kosong Dewan Gubernur Fed yang ditinggalkan Adriana Kugler, memicu kembali perdebatan mengenai apakah struktur Fed, independensinya, bahkan peran sentralnya dalam perekonomian moneter kini harus dipertanyakan.

Ini terdengar seperti lompatan besar dalam diskusi yang selama ini lebih banyak fokus pada seberapa cepat Fed harus menurunkan suku bunga, dan memang ada banyak hambatan besar yang membatasi potensi perubahan kelembagaan yang masif.

Miran, yang pernah menulis tentang perubahan sistem pemungutan suara dan proses penunjukan Fed serta pengikatan bank sentral lebih erat dengan kebijakan pemerintah, masih harus dikonfirmasi oleh Senat.

Proses konfirmasi mungkin dipercepat karena Miran sebelumnya sudah dikonfirmasi sebagai pejabat Gedung Putih, namun dia hanya akan memegang jabatan itu sampai masa jabatan Kugler berakhir pada Januari. Di bawah sistem saat ini, dia hanya memiliki satu suara, dan Trump belum menunjuk pengganti Ketua Fed Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir Mei tahun depan.

Meski begitu, sebagian besar pengamat Fed yakin Miran akhirnya akan dikonfirmasi untuk masa jabatan penuh Dewan Gubernur, meskipun dia tidak dianggap kandidat untuk posisi ketua.

Penunjukan Miran, bersama dengan calon ketua Fed baru, Chris Waller - yang saat ini menjadi favorit menggantikan Powell - dan sesama pejabat yang ditunjuk Trump, Michelle Bowman, berpotensi memberi Trump mayoritas kursi di Dewan Gubernur.

Dalam hal kebijakan moneter, lima presiden Fed regional yang bergiliran di komite pembuat kebijakan yang beranggotakan 12 orang masih dapat memberikan penolakan. Namun, pandangan mereka mungkin sedang berubah sejak laporan ketenagakerjaan pekan lalu, dan pasar memperkirakan pemotongan suku bunga akan dilanjutkan bulan depan. (azf)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS