Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
JPMorgan Prediksi The Fed Pangkas Suku Bunga September
Friday, 8 August 2025 18:23 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Federal Reserve dinilai semakin mungkin memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan September, menyusul nominasi Presiden AS Donald Trump terhadap seorang gubernur sementara bank sentral, menurut analis di JPMorgan Chase (NYSE: JPM).

Dalam catatan setelah pengumuman tersebut, bank tersebut memajukan perkiraannya untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin ke bulan September. Sebelumnya, mereka memperkirakan pemangkasan tersebut akan terjadi pada pertemuan The Fed bulan Desember.

"Kami tetap memperkirakan akan ada tiga kali pemangkasan dengan besaran serupa pada tiga pertemuan berikutnya sebelum jeda tanpa batas waktu," tambah para ahli strategi tersebut.

Perdebatan terus berkembang terkait arah suku bunga AS. Sementara beberapa pejabat The Fed minggu ini mengisyaratkan kesediaan untuk memangkas biaya pinjaman pada September, salah satu anggota ” Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic memperingatkan bahwa mungkin hanya ada ruang untuk satu kali pemangkasan tahun ini.

Dalam konteks tersebut, Trump mengumumkan pada Kamis bahwa penasihat ekonomi utamanya, Stephen Miran, akan menjadi pilihannya untuk mengisi kursi gubernur kosong di The Fed.

Jika disetujui oleh Senat, Miran akan memiliki hak suara dalam keputusan suku bunga mendatang. Menariknya, Miran dikenal sebagai pendukung setia Trump, yang kerap mengkritik keras keputusan The Fed dan Ketua Jerome Powell karena tidak segera menurunkan suku bunga.

Miran, yang sebelumnya menjabat di Departemen Keuangan selama masa jabatan pertama Trump dan pernah menjadi ahli strategi senior di sebuah hedge fund, berpendapat bahwa tarif impor besar-besaran AS tidak akan secara signifikan meningkatkan inflasi domestik dan bahwa biaya tarif tersebut akan lebih banyak ditanggung oleh pemasok luar negeri. Namun, beberapa ekonom membantah teori ini.

Nominasi ini datang setelah Adriana Kugler secara tiba-tiba mengundurkan diri sebagai gubernur The Fed pekan lalu, sebelum masa jabatannya berakhir pada Januari. Trump mengatakan Miran akan menjabat sementara, namun memberi isyarat bahwa masa jabatannya bisa diperpanjang.

Meskipun konfirmasi Senat sebelum pertemuan The Fed pada 16-17 September dinilai sebagai "tugas yang sangat berat," hal tersebut tetap mungkin terjadi, apalagi setelah anggota legislatif Partai Republik berhasil meloloskan undang-undang kebijakan fiskal penting dalam waktu yang relatif singkat awal tahun ini, kata analis JPMorgan.

Jika Miran dilantik sebelum pertemuan tersebut, ia diperkirakan akan bergabung dengan dua pembuat kebijakan lain yang mendukung pemangkasan suku bunga pada rapat The Fed terakhir di bulan Juli, berbeda pendapat dengan mayoritas yang memilih mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25% hingga 4,5%.

"[J]ika kebetulan Miran sudah menjadi gubernur pada saat pertemuan berikutnya, hal itu bisa berarti ada tiga suara berbeda. Itu jumlah yang banyak," tulis para analis. "Bagi Powell, pertimbangan manajemen risiko pada pertemuan berikutnya mungkin akan melampaui sekadar menyeimbangkan risiko lapangan kerja dan inflasi." (azf)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS