Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Memperingatkan Netanyahu bahwa Serangan Iran Akan 'Tidak Tepat'
Thursday, 29 May 2025 00:40 WIB | GLOBAL ECONOMIC |

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak melakukan serangan militer terhadap Iran yang dapat mengganggu upaya untuk menengahi kesepakatan mengenai program nuklir Teheran.

"Saya katakan kepadanya bahwa hal ini tidak tepat untuk dilakukan saat ini, karena kita sudah sangat dekat dengan solusinya," kata Trump kepada wartawan pada hari Rabu (28/5). "Sekarang hal itu dapat berubah setiap saat ” dapat berubah melalui panggilan telepon, tetapi saat ini, saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan."

Presiden AS menambahkan bahwa ia yakin kesepakatan dengan Iran dapat diselesaikan dalam "beberapa minggu ke depan" dan bahwa pembicaraan telah membuat "banyak kemajuan."

Komentar Trump muncul beberapa jam setelah New York Times melaporkan bahwa Netanyahu sedang mempertimbangkan serangan sepihak terhadap fasilitas pengayaan nuklir utama Iran. Israel bukanlah pihak dalam negosiasi AS-Iran, dan Netanyahu mengatakan bahwa ia berharap untuk pembongkaran besar-besaran program nuklir Iran dalam kesepakatan apa pun. Iran mengatakan ingin terus mengoperasikan kemampuan pengayaan uraniumnya sendiri untuk industri energi nuklir dalam negerinya.

Namun, Teheran sebelumnya pada hari Rabu mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengizinkan Badan Energi Atom Internasional mengirim inspektur AS untuk memantau aktivitas atom negara itu jika kesepakatan nuklir baru ditengahi dengan Washington.

"Jika tuntutan Iran diperhitungkan dan kesepakatan tercapai, Iran dapat mempertimbangkan kembali penerimaan inspektur Amerika melalui IAEA," kata Mohammad Eslami, kepala Organisasi Energi Atom Iran, dalam komentar yang disiarkan pada hari Rabu di televisi pemerintah.

Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan bisa segera tercapai.

"Mereka masih harus menyetujui tahap akhir dokumen, tetapi saya pikir Anda bisa sangat terkejut dengan apa yang terjadi di sana, dan itu akan menjadi hal yang hebat bagi mereka," kata Trump. "Mereka bisa memiliki negara yang hebat di masa depan." (Arl)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS