Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RUU Pajak Trump Lolos Panel Penting Untuk Maju di Kongres AS
Monday, 19 May 2025 16:17 WIB | GLOBAL ECONOMIC |ECONOMIC

RUU pemotongan pajak besar-besaran Presiden AS Donald Trump, yang telah terhenti selama berhari-hari karena pertikaian internal Partai Republik mengenai pemotongan anggaran, mendapat persetujuan dari komite kongres utama pada hari Minggu dalam kemenangan langka bagi Trump dan Ketua DPR Mike Johnson.

Pada sesi Minggu malam yang tidak biasa, empat anggota konservatif garis keras Partai Republik di Komite Anggaran DPR, yang telah memblokir undang-undang tersebut pada hari Jumat, mengizinkan RUU tersebut untuk maju saat mereka mendesak pemotongan anggaran yang lebih dalam dalam pembicaraan tertutup dengan para pemimpin Partai Republik dan pejabat Gedung Putih.

"Kami telah membuat kemajuan akhir pekan ini ... tetapi kami belum mencapai kemajuan yang cukup jauh," kata Perwakilan Chip Roy, salah satu dari empat anggota garis keras, kepada wartawan setelah panel menyetujui RUU tersebut.

Pemungutan suara untuk meloloskan RUU tersebut di DPR kemungkinan akan dilakukan akhir minggu ini.

Analis nonpartisan mengatakan RUU tersebut akan menambah $3 triliun hingga $5 triliun dari utang negara sebesar $36,2 triliun selama dekade berikutnya. Moody's mengutip utang yang meningkat, yang menurutnya akan mencapai 134% dari PDB pada tahun 2035, sebagai alasan keputusannya pada hari Jumat untuk menurunkan peringkat kredit AS-nya.

Langkah tersebut akan memperpanjang pemotongan pajak Trump tahun 2017, pencapaian legislatif utamanya pada masa jabatan pertamanya, mengurangi pajak atas sejumlah tip dan pendapatan lembur - keduanya merupakan janji kampanye - meningkatkan pengeluaran pertahanan dan menyediakan lebih banyak dana untuk tindakan keras perbatasan dan imigrasinya. Para garis keras menginginkan pemotongan yang lebih besar pada program perawatan kesehatan Medicaid untuk warga Amerika berpenghasilan rendah dan pencabutan penuh kredit pajak hijau yang diterapkan oleh Demokrat.

Persetujuan panel anggaran mengirimkan undang-undang tersebut ke Komite Aturan DPR, yang akan mempertimbangkan amandemen untuk mengubah undang-undang tersebut saat mempersiapkan pemungutan suara di lantai DPR untuk pengesahan. Johnson berusaha keras untuk mendapatkan persetujuan penuh DPR sebelum hari libur Memorial Day AS pada tanggal 26 Mei.

Seorang garis keras lainnya, Perwakilan Ralph Norman, mengatakan para pemimpin Republik sedang merundingkan perubahan pada persyaratan kerja Medicaid yang diusulkan. Namun, ia juga menginginkan pengurangan yang lebih besar dalam dukungan medis federal bagi penerima manfaat yang sehat.

Partai Republik Trump memiliki mayoritas 220-213 di DPR dan terbagi pendapat mengenai seberapa dalam pemotongan pengeluaran untuk mengimbangi biaya pemotongan pajak. (zif)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS